Petugas Karantina Kesehatan Perketat Pemeriksaan WNA di Bandara Luwuk

Petugas Karantina Kesehatan Perketat Pemeriksaan WNA di Bandara Luwuk

Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Palu wilayah kerja Luwuk saat berada di meja informasi yang tersedia di Bandara Syukuran Aminuddin Amir Bubung, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Senin. (Foto : ANTARA/ HO-Kesehatan Pelabuhan).

Luwuk, Banggai (ANTARA) - Penyebaran virus Corona masih menjadi ancaman seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pemerintah terus melakukan langkah antisipasi masuknya virus mematikan itu ke nusantara dengan berbagai pemeriksaan di gerbang masuk, seperti bandara dan pelabuhan. Tak terkecuali di Bandara Syukuran Aminuddin Amir Bubung, di Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Kristian, petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Palu wilayah kerja Luwuk di Luwuk, Senin, menyebutkan, pihaknya langsung mengikuti intruksi antisipasi penyebaran virus corona di Bandara Syukuran Aminuddin Amir Bubung, dan sejumlah pelabuhan yang merupakan gerbang masuk Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kabupaten Banggai. Pemeriksaan dan pengawasan langsung dilakukan terhadap penumpang keluar masuk di bandara, utamanya kepada para TKA atau Warga Negara Asing.

Bentuk pencegahan itu berupa pembukaan meja informasi terkait virus corona di check-in counter. Ia menambahkan check in counter merupakan tempat pertama bagi para pelaku perjalanan untuk melakukan issued tiket.

Baca juga: Tujuh turis China sempat dirawat medis di Kepri, semua negatif corona

Pada posisi itu, petugas akan melakukan pemeriksaan bagasi dan kesehatan para TKA. Tak hanya itu, petugas juga disiapkan untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait apa itu virus corona dan bagaimana penyebaran serta dampaknya.

”Meja informasi adalah posisi strategis yang bisa diakses para pelaku perjalanan menuju luar kota Luwuk. Dengan begitu, mereka bisa mendapatkan informasi untuk melindungi diri dari corona virus,” jelas dia.

Bagi penumpang transit dan penumpang yang akan berangkat, jika merasa sakit maka pemeriksaan gratis dapat diberikan oleh petugas di klinik kesehatan. Kristian juga menyebutkan bahwa pihaknya mendapatkan dukungan penuh dari pihak UPBU Syukuran Aminuddin Amir Bubung untuk melakukan komunikasi, informasi dan edukasi terkait novel coronavirus.

Baca juga: Wisatawan China batal liburan ke Lombok dampak virus corona

“Untuk pelabuhan kedatangan kapal asing dari luar Indonesia, kami memiliki SOP sesuai Undang-undang Karantina Nomor delapan tahun 2018, tentang Kekarantinaan,” terangnya.

Menurut Kristian, pemeriksaan itu meliputi obat-obatan, makanan, kosmetik dan bahan adiktif berbahaya serta memeriksa semua crew kapal tanpa terkecuali.

Diketahui, Bandara Syukuran Aminuddin Amir juga merupakan salah satu gerbang masuk TKA menuju PT. IMIP di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah dan ke Pulau Taliabu, Maluku Utara yang diketahui memiliki tambang nikel dengan pekerja asing asal Tiongkok.

Baca juga: Mendag sebut virus corona tidak berdampak pada ekspor-impor

Pewarta : Stepensopyan Pontoh
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020