Padi sebut album "Save My Soul" sebagai album tergelap

Padi sebut album

Anggota Padi Reborn saat peluncuran single kedua album Indra Keenam di Jakarta, Rabu (5/2/2020). ANTARA/Aubrey Fanani/am.

Jakarta (ANTARA) - Grup musik Padi (kini Padi Reborn), menyebut album ketiga mereka bertajuk "Save My Soul" (2003) sebagai album tergelap yang mereka ciptakan.

"Masa itu adalah masa pencarian. Ada murung, depresi, semuanya ada di situ," kata gitaris Padi Reborn Satriyo Yudi Wahono atau yang disapa Piyu di Jakarta, Rabu.

Untuk warna musik, menurut Piyu saat menggarap album, Padi memang cenderung melihat musik apa saja yang menjadi pengaruh pada masanya.

Dalam album “Save My Soul”, salah satu musisi yang mempengaruhi adalah Radiohead.

Sementara itu bagi vokalis Padi Reborn Fadly, “Save My Soul” memiliki tema yang berbeda dengan album-album padi lainnya. Jika biasanya lagu-lagu Padi bertema cinta, maka album ketiga itu lebih personal.

"Lagu ini lebih filosofis dan personal. Tentang perjalanan kita. Tentang masa-masa di mana kami tidak bisa menikmati popularitas," kata Fadly.

Album itu pun menjadi urutan 110 dari 150 album Indonesia Terbaik pada terbitan edisi #32 Desember 2007, Majalah Rolling Stone Indonesia.

Salah satu lagu di album tersebut, yakni "Menanti Keajaiban" diaransemen ulang ke dalam album keenam mereka sekaligus menjadi single kedua dari album "Indera Keenam".

Baca juga: Piyu Padi ikut sumbang ide film "Menanti Keajaiban"

Baca juga: Angga Dwimas Sasongko rela bolos sekolah demi nonton Padi

Baca juga: Padi Reborn: "Indra Keenam" remake lagu yang belum sempat hits

Pewarta : Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020