Dua remaja tewas dalam kecelakaan dekat kampus UPI Padang

Dua remaja tewas dalam kecelakaan dekat kampus UPI Padang

Polisi mengamankan motor korban yang tewas pada kecelakaan di depan Kampus UPI Padang. (Antara/Istimewa)

Padang, (ANTARA) - Dua remaja tewas dalam peristiwa kecelakaan yang terjadi di Jalan Aru depan Kampus UPI, Lubuk Begalung, Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu pagi sekitar 03.30 WIB.

"Korban sempat dibawa ke rumah sakit usai kejadian, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Padang Kompol Asril Prasetya, di Padang, Minggu.

Korban yang meninggal dunia itu adalah pengemudi sepeda motor matik BA 6245 OX atas nama Rezeo Dwi Kurnia (17), dan penumpangnya Muhammad Fadli (19).

Mereka mengalami cedera pada bagian kepala usai terlibat kecelakaan.

Korban lainnya yang juga berboncengan dengan sepeda motor matik BA 6245 OX atas nama Kevin Heru Putra (18) saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Peristiwa kecelakaan itu melibatkan dua sepeda motor dimana kendaraan korban disenggol dari arah belakang oleh kendaraan yang datang dari arah Jembatan Marapalam.

Akibatnya korban hilang keseimbangan sehingga jatuh ke sisi kanan di taman pembatas jalan.

Sepeda motor yang menyenggol korban langsung melarikan diri usai kejadian.

"Kami masih menyelidiki peristiwa ini dan memburu pengendara sepeda motor yang melarikan diri," katanya.

Saat ditanyai apakah peristiwa itu berkaitan dengan begal seperti yang beredar di media sosial, ia belum bisa menyimpulkan.

Namun dari hasil pemeriksaan sejauh ini disinyalir peristiwa itu berkaitan dengan aksi balap liar di malam minggu menyenggol kendaraan korban.

Ia mengimbau masyarakat untuk menahan diri ketika menerima informasi yang belum belum jelas kebenarannya.

Baca juga: Korban tewas kecelakaan di Jalan S Parman penumpang ojek daring

Baca juga: Kecelakaan di jalan lingkar Temanggung dua orang tewas

Baca juga: Truk tabrak dua pemotor di underpass Gembrong, satu orang meninggal
Pewarta : Laila Syafarud
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2020