Kementan-BNI salurkan KUR Rp4,1 miliar untuk petani Karanganyar

Kementan-BNI salurkan KUR Rp4,1 miliar untuk petani Karanganyar

Direktur Pembiayaan Pertanian Ditjen PSP Kementerian Pertanian Indah Megahwati pada Acara Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 di Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (12/2/2020). (Antara/Kementerian Pertanian)

Karanganyar, Jawa Tengah (ANTARA) - Kementerian Pertanian bersama BNI menyalurkan pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp4,1 miliar kepada 471 petani di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Direktur Pembiayaan Pertanian Ditjen PSP Kementerian Pertanian Indah Megahwati menjelaskan pemberian KUR tani ini bertujuan mendorong kemandirian petani sehingga dapat mengembangkan usaha pertanian tanpa agunan dengan bunga yang rendah.

"Pemberian KUR ini supaya bapak/ibu petani bisa mandiri. Misalnya mau beli alat mesin pertanian, bisa beli dari KUR. Bunganya hanya enam persen per tahun tanpa agunan," kata Indah pada Acara Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 di Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu.

Baca juga: Menteri Pertanian dorong petani di Bali manfaatkan KUR

Pada tahun ini, suku bunga KUR ditetapkan menjadi 6 persen per tahun dan tanpa agunan untuk pinjaman maksimal Rp50 juta. Sebelumnya, bunga KUR pada 2019 sebesar 7-8 persen per tahun. Dengan penurunan bunga ini, petani bisa mendapatkan pembiayaan dengan bunga rendah.

Indah menjelaskan bahwa pemberian KUR ini akan disesuaikan dengan komoditas pangan yang ditanam oleh petani.

"Bunga 6 persen bukan cuma setahun. Kalau usahanya tanam jagung, hanya 3 bulan itu berarti bunganya hanya 0,2 persen bukan 6 persen," kata Indah.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Jaringan BNI, Tambok P. Setyawati menyebutkan target penyaluran KUR BNI tahun 2020 secara nasional sebesar Rp22 triliun.

Baca juga: Menteri Syahrul akan permudah petani dapatkan KUR

"Khusus penyaluran KUR di daerah Solo Raya, dari tahun 2015 sampai 31 Januari 2020 sebesar Rp494 miliar dengan jumlah penerima KUR 3.500 orang," kata Tambok.

Ada pun Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 ini merupakan program kelanjutan dari Gerakan Mengawal Musim Tanam. Gerakan ini sudah dilakukan di lima titik, antara lain Kabupaten Garut, Pasaman Barat, Sukabumi dan Situbondo. Tahun ini, BNI akan menambah tujuh titik lagi, termasuk di Karanganyar, Jawa Tengah.

KUR yang disediakan Kementerian Pertanian saat ini sebesar Rp50 triliun dengan pembagiaan Rp20 triliun disalurkan BNI, Rp20 triliun oleh Bank BRI dan Rp10 triliun oleh Bank Mandiri.
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020