Polisi dalami kasus kebakaran empat bangunan di Buntok

Polisi dalami kasus kebakaran empat bangunan di Buntok

Petugas dari Pemadam Kebakaran dan mobil water canon Polres Barito Selatan memadamkan api pada kejadian kebakaran di Jalan Pelita Raya Gang Serumpun Buntok, Minggu (23/2/2020) dini hari. ANTARA. Bayu Ilmiawan.

Buntok (ANTARA) - Polres Barito Selatan masih mendalami kasus terbakarnya empat bangunan terdiri dari dua bangunan rumah serta bangunan bengkel deco dan toko yang berada di Jalan Pelita Raya Gang Serumpun RT 13 RW 04 Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah.

Kapolres Barito Selatan, AKBP Devy Firmansyah melalui Kapolsek Dusun Selatan Ipda Akhmad Wira, Minggu mengatakan peristiwa kebakaran tersebut terjadi Minggu sekitar pukul 01.10 WIB, dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB.

"Untuk penyebab kebakaran dan kerugian masih belum diketahui, karena kita sedang melakukan penyelidikan," kata dia.

Upaya pemadaman dilakukan oleh selain lima unit mobil pemadam dan mobil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mobil water canon milik Polres Barito Selatan juga diturunkan untuk memadamkan api pada kejadian kebakaran tersebut.
 

Sementara itu beberapa saksi mengatakan, "Begitu mendengar ada suara ribut, saya langsung keluar rumah dan melihat api sudah membesar pada rumah milik Izul dan Abah Dayat," kata Jefri salah seorang warga setempat di Buntok, Minggu.
 

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (23/2) dini hari sekitar pukul 01.10 WIB.

Menurut dia, dirinya langsung menghubungi pemadam kebakaran, dan tidak lama kemudian, mobil pemadam kebakaran datang untuk memadamkan api.

"Sehingga api tidak menjalar ke rumah warga lainnya yang berada di kawasan padat penduduk tersebut," katanya.

Akibat kejadian kebakaran itu, dua rumah beserta toko yang menjual lemari milik Abah Dayat serta bengkel deco milik Izul ludes terbakar.

Selain bangunan tersebut, sebagian atap rumah milik Nini Unggal juga sempat terbakar, namun berhasil dipadamkan.

Sedangkan salah satu warga lainnya Ferry mengatakan, asal api diduga pertama kali dari meteran listrik di rumah milik Izul dan kemudian api dengan cepat membesar dan membakar bangunan rumah, bengkel deco, dan toko yang terbuat dari bahan kayu tersebut.

Selain dua rumah, bengkel deco dan toko yang menjual lemari, api sempat juga sempat menjalar ke sebagian atas rumah milik Nini Unggal, namun api berhasil dipadamkan.

Pantauan di samping bangunan rumah, kaca mobil milik telkomsel juga pecah akibat panas api, karena mobil parkir bersebelahan dengan bangunan rumah yang terbakar tersebut.

Baca juga: Dua toko di Barito Selatan nyaris ludes terbakar

Baca juga: Trafo PLTMG Barito Utara terbakar


 

Pewarta : Kasriadi/Bayu Ilmiawan
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2020