Warga Sentani diimbau tidak terprovokasi isu rasisme

Warga Sentani diimbau tidak terprovokasi isu rasisme

Tokoh adat Kampung Sosiri, Boas Asa Enoch. ANTARA/Alfian Rumagit/am.

Jayapura (ANTARA) - Warga Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua diimbau agar tidak terprovokasi oleh isu dugaan rasisme yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Demikian hal ini disampaikan oleh tokoh adat Kampung Sosiri, Boas Asa Enoch di Jayapura, Senin, yang mengaku prihatin dengan isu rasisme di salah satu sekolah yang ada di Bumi Kenambay Umbay, sebutan lain Kabupaten Jayapura.

"Saya menghimbau kepada masyarakat di Sentani ataupun luar sana, agar jangan mudah terprovokasi dengan berbagai isu yang berkembang belakangan ini, karena persoalan dugaan ujaran rasisme sudah ditangani aparat kepolisian setempat dan murni persoalan internal sekolah," katanya.

Baca juga: Pesawat cargo Trigana tergelincir di Bandara Sentani
Baca juga: PMI Papua berikan promkes untuk pengungsi banjir bandang Sentani


Menurut dia, dugaan rasisme tersebut sedang diselesaikan oleh internal sekolah dan pihak kepolisian sudah pasti akan memantau persoalan tersebut.

"Saya juga minta kepada kelompok-kelompok yang biasanya berseberangan dengan pemerintah tidak memanfaatkan momentum ini. Hentikan upaya propaganda melalui media sosial. Saya juga berharap agar para siswa sekola di Sentani tidak ikut-ikutan terkait dugaan masalah ini," katanya.

Kabupaten Jayapura, kata dia, adalah salah satu dari empat kabupaten di Bumi Cenderawasih yang akan melaksanakan PON XX sehingga, ada baiknya semua energi dicurahkan untuk mendukung pemerintah dalam menyukseskan agenda nasional dari pada sibuk dengan persoalan yang bisa merugikan orang banyak.

Baca juga: Peneliti : Ondofolo berperan penting dalam pelestarian Cyclops

"Setiap permasalahan pasti ada solusi, mari kita kedepankan kepala yang dingin, hati yang sejuk dan bertingkah yang bijak serta bertutur kata yang elegan, tunjukkan bahwa Kabupaten Jayapura siap laksanakan PON XX yang akan memberikan dampak yang besar di segala bidang, terutama mendatangkan kesejahteraan," katanya.

Berdasarkan data lapangan yang dihimpun ANTARA di Kota Jayapura, pada Senin pagi sekitar pukul 08.00 WIT sejumlah pelajar di salah satu sekolah tingkat pertama di Sentani, Kabupaten Jayapura gelar aksi demo damai meminta pihak sekolah untuk usut dugaan ujaran rasisme oleh oknum guru kepada siswa saat kegiatan ekstrakurikuler pada Sabtu pekan kemarin.
Pewarta : Alfian Rumagit
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2020