Istana Siak ditutup untuk umum, antisipasi penyebaran wabah Corona

Istana Siak ditutup untuk umum, antisipasi penyebaran wabah Corona

Istana Siak. (ANTARA/Bayu AA)

Siak (ANTARA) - Bupati Siak Alfedri mengumumkan akan menutup sejumlah objek wisata, seperti Istana Siak Asserayah Al Hasyimiyah yang ditutup untuk sementara waktu dari pengunjung, selain juga meliburkan sekolah di seluruh kecamatan dalam mencegah dan menghambat penyebaran infeksi Virus Corona baru atau COVID-19.

"Objek wisata seperti Istana Siak Asserayah Al Hasyimiyah untuk sementara tidak kita buka untuk umum, demikian pula sekolah diliburkan untuk sementara waktu," katanya di Siak, Senin.

Baca juga: Ini alasan Istana Siak ditutup untuk umum

Demikian pula kepada pengurus dan pengelola pasar, rumah-rumah ibadah, perkantoran dan lembaga pendidikan diberikan imbauan. Isinya untuk ikut menyampaikan pesan imbauan pola hidup sehat di lingkungan masing-masing, mempersiapkan tempat cuci tangan dengan sabun.

Pihaknya juga menyiagakan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  serta fasilitas kesehatan pemerintah daerah serta tim medis. Ini sebagai bentuk kewaspadaan sebagai wujud tanggung jawab dan kepedulian sesama atas keselamatan seluruh masyarakat.

“Masyarakat juga kita minta untuk mulai mengurangi aktivitas di tempat umum maupun kegiatan massal, serta meningkatkan kepedulian sesama dengan cara menggunakan masker ketika batuk dan flu. Apabila mengalami gejala demam, flu, batuk, dan gejala infeksi Corona lainnya, segeralah memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat," ujar Alfedri.

Dirinya beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengatakan akan terus memonitor kondisi daerah dan terus berkonsultasi dengan pakar medis dalam menelaah situasi yang berkembang saat ini. Selain juga terus berkonsultansi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menentukan status daerahnya siaga darurat atau sekedar tanggap darurat bencana non-alam apabila dibutuhkan.

"Kepada seluruh masyarakat Negeri Istana, saya minta untuk tetap tenang, tidak panik, dan tetap produktif dengan meningkatkan kewaspadaan agar penyebaran COVID-19 ini. Mari bersama dan bahu-membahu, kita bekerja sama agar negeri kita bisa melewati ujian dan cobaan ini dengan selamat," tuturnya.

Demikian pula Aparatur Sipil Negara (ASN), diberikan dispensasi untuk bisa bekerja di rumah dengan menggunakan interaksi daring. Akan tetapi dengan tetap mengutamakan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Baca juga: Asita Riau sesalkan penutupan Istana Siak

 
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020