Polda Metro semprot disinfektan kendaraan operasional cegah COVID-19

Polda Metro semprot disinfektan kendaraan operasional cegah COVID-19

Kendaraan operasional Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang rencananya akan disemprot disinfektan di Gedung Promoter Polda Metro Jaya pada Sabtu (28/3/2020), guna mengantisipasi virus Corona atau COVID-19. (ANTARA/HO/Ditlantas Polda Metro Jaya)

Jakarta (ANTARA) - Pihak Polda Metro Jaya berencana menggelar semprot massal terhadap ratusan kendaraan dinas operasional Direktorat Lalu Lintas guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19.

"Sabtu ada penyemprotan kendaraan 60 mobil dan 100 motor," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Rencananya, penyemprotan disinfektan kendaraan dinas itu akan digelar di Lapangan Promoter Polda Metro Jaya pada Sabtu (28/3) pukul 06.30 WIB.

Baca juga: Polda Metro tutup gerai layanan SIM hingga 29 Mei antisipasi COVID-19

Baca juga: Kendaraan yang melintasi Tol Dalam Kota turun 56 persen

Baca juga: Penurunan volume kendaraan di jalan protokol capai 25 persen


Selain penyemprotan disinfektan, Sambodo menuturkan Ditlantas Polda Metro Jaya akan menggelar apel besar pasukan terkait soal pencegahan wabah COVID-19.

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah membatasi jam operasional pelayanan surat izin mengemudi (SIM), surat tanda nomor kendaraan (STNK), dan bukti pemilik kendaraan bermotor (BPKB) selama masa tanggap darurat COVID-19 di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerbitkan Keputusan Gubernur DKI Nomor 337 Tahun 2020 tentang Status Tanggap Darurat bencana wabah virus Corona atau COVID-19 selama 20 Maret hingga 2 April tertanggal 20 Maret 2020.

Akibat dari status Tanggap Darurat Bencana tersebut, Pemprov DKI menghentikan sementara kegiatan perkantoran, tempat wisata, tempat hiburan seperti kelab malam, bar, griya pijat, karaoke, pertunjukkan musik, bioskop, serta tempat biliar dan bowling.

Penutupan kegiatan perkantoran membuat sebagian karyawannya harus bekerja dari rumah ataupun membatasi kegiatan di kantor akibatnya volume kendaraan ruas jalan di Jakarta menurun sekitar 25 persen hingga 30 persen.
Pewarta : Taufik Ridwan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020