Myanmar laporkan kematian pertama corona, lansia penderita kanker

Myanmar laporkan kematian pertama corona, lansia penderita kanker

Para petugas keamanan menyemprotkan air untuk membersihkan lantai pagoda Shawdagon, tempat bersejarah di negara itu, di Yangon, Myanmar, 25/3/2020, di tengah penyebaran virus corona COVID-19. ANTARA/REUTERS/Stringer/TM

Myanmar (ANTARA) - Otoritas Myanmar pada Selasa melaporkan kematian pertama terkait virus corona, yakni pria lansia berusia 69 tahun yang menderita kanker dan meninggal di rumah sakit di kota pusat perdagangan Yangon, demikian diungkapkan juru bicara pemerintah.

Pria tersebut sempat ke Australia untuk berobat dan transit di Singapura dalam perjalanan pulang, menurut Kementerian Kesehatan.

"Pasien meninggal pada pukul 7:25 pagi waktu setempat," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Dr Khin Khin Gyi.

Myanmar mencatat ada 14 pengidap virus COVID-19, yang sebagian besar di antaranya melakukan perjalanan ke luar negeri.

Namun, Kementerian Kesehatan pada Minggu (29/3) memperingatkan bahwa negara tersebut sangat berpotensi mengalami "wabah besar" setelah puluhan ribu migran yang bekerja di negara Thailand kembali ke kampung halaman sebelum perbatasan ditutup.

Sumber: Reuters

Baca juga: Anggota staf PBB di Myanmar positif corona

Baca juga: Myanmar laporkan kasus pertama COVID-19

Baca juga: Thailand, Malaysia, Filipina laporkan peningkatan kasus corona

 

Penjual makanan bertahan dengan mengandalkan pesanan daring

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020