Tiga hari diluncurkan, Empat juta orang daftar Kartu Prakerja

Tiga hari diluncurkan, Empat juta orang daftar Kartu Prakerja

Dokumentasi - Petugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). ANTARA FOTO/Moch Asim/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Pelaksana program Kartu Prakerja mencatat hingga saat ini sebanyak empat juta orang sudah mendaftar melalui situs resmi prakerja.go.id dalam program pelatihan peningkatan kompetensi itu sejak diluncurkan pada Sabtu (11/4).

“Pendaftaran program kartu prakerja akan dibuka setiap minggu, dari Senin sampai Kamis pukul 08.00 sampai 16.00,” kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari di Graha BNPB, Jakarta, Selasa.

Ia melanjutkan dari total jumlah pendaftar sementara tersebut dan ditambah pendaftar sampai Kamis (16/4), peserta yang tergabung dalam gelombang pertama akan diciutkan menjadi satu juta orang.

Baca juga: Menko Perekonomian sebut 3,7 juta akun daftar Kartu Prakerja

Denni menjelaskan program kartu prakerja ditujukan kepada angkatan kerja dan diperluas kepada pekerja atau pelaku usaha mikro kecil yang terdampak COVID-19.

Ia membeberkan cara pendaftaran hingga proses diterima dalam pelatihan kompetensi itu yakni calon peserta mendaftar melalui dalam jaringan (daring) atau online di laman resmi prakerja.go.id, dan memasukkan data diri.

Pelaksana kemudian akan melakukan verifikasi dan dilanjutkan dengan tes singkat untuk kemampuan dasar dan motivasi diri.

Baca juga: BNI siapkan e-form pembukaan rekening program kartu prakerja

Tahap selanjutnya, ketika calon peserta itu lolos, maka mereka diarahkan untuk masuk ke kanal digital yang menjadi mitra manajemen pelaksana kartu prakerja.

“Kemudian pilih sendiri jenis pelatihan yang diinginkan,” katanya sembari menambahotal ada 900 jenis pelatihan yang tersedia di delapan kanal digital tersebut.

Para calon peserta juga bisa membanding-bandingkan terlebih dahulu paket pelatihan yang ditawarkan, termasuk harga dan kesesuaian minat.

Setelah memilih jenis pelatihan, calon peserta itu tinggal mengikuti pelatihan secara daring mengingat masa COVID-19 ini panitia memutuskan pelatihan dilaksanakan tanpa tatap muka.

“Setelah mengikuti pelatihan, peserta akan mendapatkan sertifikat elektronik dan tolong berikan kami ulasan yang jujur terhadap kualitas pelayanan itu untuk menjadi masukan yang bisa kami perbaiki,” katanya.

Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020