Pemantauan hilal Masjid KH Hasyim Asy'ari utamakan protap PSBB

Pemantauan hilal Masjid KH Hasyim Asy'ari utamakan protap PSBB

Dokumentasi - Petugas melihat posisi hilal (bulan) guna menetapkan 1 Ramadan 1438 H di Pondok Pesantren Al-Hidayah, Jakarta , Jumat (26/5). Kementerian Agama memutuskan satu Ramadan 1438 H jatuh pada Sabtu (27/5). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/pd/pri.

Jakarta (ANTARA) - Pemantauan hilal Ramadhan di Masjid KH Hasyim Asy'ari atau Masjid Raya Jakarta Cengkareng, Jakarta Barat, akan berbeda dari sebelumnya, karena mengutamakan prosedur tetap (protap) pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid KH Hasyim Asy'ari, Mastur Anwar di Jakarta, Selasa, mengatakan pihaknya membatasi hanya dua lembaga saja yang ikut memantau hilal dari Masjid KH Hasyim Asy'ari.

"Pasti berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena kami batasi lembaga, demi menjaga protap selama PSBB dan menjalankan protokol kesehatan yang diimbau pemerintah," kata Mastur.

Baca juga: Kemenag siapkan protokol rukyatulhilal saat pandemi COVID-19

Hal itu dilakukan untuk mencegah terbentuknya kerumunan massa selama tugas pemantauan hilal, agar meminimalisir penyebaran COVID-19.

Masjid KH Hasyim Asy'ari berada di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat dan menjadi salah satu masjid titik pemantauan hilal di wilayah Jakarta untuk menentukan awal Ramadan dan awal Syawal tahun ini.

Mastur mengatakan pihak masjid rencananya akan melakukan pemantauan hilal untuk menentukan awal Ramadan 1441 H pada Rabu (22/4) sore.

Baca juga: Cegah Corona, peserta pantau hilal Ramadhan di Aceh dibatasi

"Insya Allah untuk pemantauan hilal akan kami laksanakan mulai Rabu esok setelah Ashar," kata dia.

 
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020