Polisi tutup Jalan Terowongan Senen Jakarta Pusat 10 hari

Polisi tutup Jalan Terowongan Senen Jakarta Pusat 10 hari

Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan Underpass Senen Extension di Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap melanjutkan pembangunan proyek pembangunan underpass untuk mengurang kemacetan tersebut selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj. (ANTARA FOTO/RENO ESNIR)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardi, Kamis, mengatakan  pihaknya akan menutup jalan melewati terowongan (underpass) Senen, Jakarta Pusat selama 10 hari karena adanya pekerjaan di kawasan itu.

"Yang dari Cempaka Putih yang mau masuk underpass ditutup sementara karena ada pekerjaan jalan (underpass Senen Extension)," kata Lilik saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Proyek pelebaran Terowongan Senen atau proyek underpass Senen Extension ini sendiri, telah dilakukan sejak 1 Januari 2020 dan diperkirakan rampung 30 Desember 2020.

Buntut adanya penutupan ini, pengendara yang hendak melintas dari arah Cempaka Putih menuju Monas sementara dialihkan lewat jalur atas atau menyeberangi jalur rel kereta api sebidang.

Alhasil hal tersebut membuat jalur atas mengalami kemacetan pada jam sibuk.

Hal itu karena jalur kereta api mengalami buka tutup setiap Kereta Commuter Line melintas sehingga menyebabkan penumpukan kendaraan di Jalan Letjen Suprapto.

Belum lagi penyempitan jalur di Jalan Poncol mengarah ke Simpang Lima Senen yang menambah kemacetan di sana.

Baca juga: Imbas proyek Underpass Senen, TransJakarta lakukan penyesuaian rute
Baca juga: Underpass Senen dibangun, Dishub DKI lakukan rekayasa lalu lintas
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020