Satu PDP warga Kotabaru dirawat di RSUD Kandangan meninggal dunia

Satu PDP warga Kotabaru dirawat di RSUD Kandangan meninggal dunia

. (Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel dokter Siti Zainab (ANTARA/Fathurrahman)

Banjarmasin (ANTARA) - Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel dokter Siti Zainab di Kandangan, Selasa, menyampaikan kabar duka dengan meninggalnya pasien dalam pengawasan (PDP) dengan kode pasien HBS-20.

Ia mengatakan, pasien HBS-20 perempuan (45), merupakan warga Kotabaru yang meninggal dunia Senin (4/5) pukul 21.00 WITA, saat dalam perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) Brigjend H Hasan Basry, Kandangan.

"Pasien datang ke HSS pada Jumat (1/5) dalam kondisi sakit, dan dirujuk Puskemas Jambu Hilir ke RSUD Kandangan, Pukul 19.00 Wita," katanya, dalam keterangan resmi Gugus Tugas COVID-19 Hulu Sungai Selatan.

Baca juga: Pasien COVID-19 di Kepri yang sembuh capai 56 orang

Dia menjelaskan, PDP ini sebelumnya telah dirawat di ruang isolasi RSUD Kandangan dan kondisinya stabil, selain itu para medis di RSUD Kandangan juga masih merawat empat PDP dari Hulu Sungai Selatan lainnya, yakni HBS-21, HBS-22, HBS-23 dan HBS-24.

Dengan rincian PDP Hulu Sungai Selatan yakni, HBS-21 perempuan (54) dari Kecamatan Daha Utara kondisi stabil, HBS-22 perempuan (70) Kandangan kondisi lemah, HBS-23 laki-laki (59) Kandangan kondisi lemah, HBS-24 laki-laki (55) juga dari Kandangan kondisi lemah.

Meninggalnya PDP rujukan ini menjadi kasus ketiga yang dilaporkan di RSUD Kandangan. Di mana sebelumnya pasien HBS-12 laki-laki (20) dari Kecamatan Daha Selatan, dan pasien HBS-3 laki-laki (58) warga Daha Selatan juga meninggal dunia.

Baca juga: "Curhat" jadi langkah dukungan psikososial bagi warga terlantar
Baca juga: Pasien COVID-19 di Batam sembuh bertambah 1 jadi 16 orang
Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Sumut berhasil sembuh menjadi 43 orang
Pewarta : Gunawan Wibisono/Fathurrahman
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020