Pola reses DPRD Kalsel berubah dengan mendatangi langsung rumah warga

Pola reses DPRD Kalsel berubah dengan mendatangi langsung rumah warga

Suripno Sumas (Antaranews Kalsel/Istimewa)

Banjarmasin (ANTARA) - Reses anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai 7 Mei 2020 selama lima hari ke depan, tidak lagi dengan mengumpulkan massa tetapi dengan mendatangi dari rumah ke rumah sebagai upaya memutus rantai penularan COVID-19.

Anggota DPRD Kalsel H Suripno Sumas, di Banjarmasin Kamis, mengatakan saat musim wabah Corona seperti saat ini, pihaknya tidak memungkinkan mengumpulkan massa dalam jumlah banyak, sehingga masa reses kali ini dengan sistem mendatangi warga dari pintu ke pintu.

Wakil rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel I/Kota Banjarmasin itu menerangkan, pola reses kali ini selain mendatangi perwakilan warga dari rumah ke rumah, pihaknya juga memberikan kesempatan warga menyampaikan aspirasi secara tertulis.

"Saya akan bagikan formulir pertanyaan kepada warga, melalui ketua rukun tetangga (RT) masing-masing wilayah," kata anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu pula.
Baca juga: DPRD Kalsel tidak ada aktivitas hingga April karena COVID-19

Mengenai konsumsi yang biasanya konstituen nikmati saat kegiatan reses, alumnus Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin itu mengatakan, hal tersebut tetap disediakan, hanya saja pembagiannya juga menggunakan jasa ketua RT dan diantarkan ke rumah warga.

Mantan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalsel tersebut berharap, perubahan sistem menggali aspirasi tersebut, tidak mengurangi makna atau hasil reses.

"Hasil reses ini, akan kami olah untuk menjadi pokok-pokok pikiran anggota DPRD Kalsel sebagai masukan pemerintah dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan, baik tingkat pusat maupun provinsi dan kabupaten/kota," kata Suripno Sumas.

Reses anggota DPRD Kalsel kali ini bagian dari kegiatan masa persidangan kedua (Mei-Agustus) 2020 lembaga legislatif tingkat provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota dan kini berpenduduk lebih empat juta jiwa.

Seiring kegiatan reses para wakil rakyat tersebut, "Rumah Banjar" (Gedung DPRD Kalsel) kembali kosong atau sepi dari aktivitas anggota dewan ini, kecuali mereka dari Dapil Banjarmasin yang memungkinkan sekali-sekali datang.
Baca juga: Isu corona, penyampaian pertanggungjawaban Gubernur Kalsel ditunda
Pewarta : Ulul Maskuriah/Syamsudin Hasan
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020