Debut horor Tatjana Saphira di film "Perempuan Bergaun Merah"

Debut horor Tatjana Saphira di film

Tatjana Saphira di "Perempuan Bergaun Merah" (HO)

Jakarta (ANTARA) - Aktris Tatjana Saphira untuk pertama kalinya akan tampil di film bergenre horor berjudul "Perempuan Bergaun Merah".

Film ini diproduseri Timo Tjahjanto dan disutradarai William Chandra yang juga menggarap skenario. William Chandra sebelumnya telah melahirkan beragam judul film seperti "Nemesis" (2009), "3 Sum" (2013), "Sekte" (2019).

Tatjana mengatakan, ini adalah tantangan baru karena dia mengambil peran di luar zona nyaman.

Baca juga: Tatjana Saphira bereksperimen riasan, pakai lipcream sebagai blush on

Baca juga: "Ghost Writer" ubah pandangan Tatjana Saphira soal film horor
Tatjana Saphira di "Perempuan Bergaun Merah" (HO)


"Dalam memilih film, salah satu hal yang aku jadikan tolak ukur adalah pengalaman apa yang akan aku dapatkan dari film tersebut," ucap Tatjana dalam siaran resmi, Selasa.

"Aku ingin punya filmografi yang variatif. Supaya ketika menjalani produksinya, ada banyak hal baru yang bisa aku pelajari, ada sisi lain dari diriku juga yang bisa aku tunjukkan."
Refal Hady di "Perempuan Bergaun Merah" (HO)


Film ini bercerita tentang teka teki akan sosok arwah penasaran seorang perempuan yang kerap menghantui manusia dengan mengenakan gaun merah. Ia dikisahkan tak akan berhenti meneror hingga dendamnya terbalaskan.

Tatjana Saphira akan beradu akting dengan Refal Hady, Aufa Assagaf, Stella Cornelia, Faradina Mufti, Dayu Wijanto, Ibrahim Risyad dan Bagus Jordy Rizkyanda.

Seluruh proses pengambilan gambar "Perempuan Bergaun Merah" telah rampung. Film produksi Frontier Pictures yang bekerjasama dengan Legacy Pictures, Brown Entertainment dan Rapi Films ini direncanakan tayang pada 2020.

Baca juga: Tatjana Saphira ubah gaya hidup menuju "sustainable"

Baca juga: Cara Tatjana Saphira dan Arifin Putra rayakan Hari Bumi di rumah

Baca juga: Dapet THR, hal paling dikenang Tatjana Saphira saat Lebaran
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020