Kemendikbud minta kampus dan industri formulasikan kerja sama vokasi

Kemendikbud minta kampus dan industri formulasikan kerja sama vokasi

Webinar yang diselenggarakan STP Trisakti "Peluang dan Tantangan Pariwisata Pasca Pandemi" di Jakarta, Selasa (2/6). (ANTARA/Indriani)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta agar perguruan tinggi atau kampus dan dunia industri menformulasikan kerja sama di bidang pendidikan vokasi.

"Pada masa pandemi ini merupakan waktu yang tepat bagi kampus dan industri untuk menformulasikan kerja samanya. Terutama dalam bidang pariwisata," ujar Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto, dalam webinar menyambut Dies Natalis STP Trisakti ke-51 di Jakarta, Selasa.

Wikan menjelaskan sektor pariwisata akan bangkit lagi setelah pandemi COVID-19. Hal itu dikarenakan masyarakat butuh hiburan setelah lebih dari tiga bulan berada di rumah. Pihak industri pun saat ini sedang berbenah selama pandemi.

"Hanya saja, lebih selektif dalam melakukan kegiatan wisata. Tidak lagi dalam bentuk grup atau rombongan," terang dia.

Untuk itu Wikan meminta agar kampus maupun industri semakin mengeratkan kerja samanya untuk menyambut bangkitnya sektor pariwisata pada era "new normal" atau normal baru

Wikan menambahkan perubahan merupakan hal mutlak yang dilakukan. Bahkan tanpa adanya COVID-19, perubahan tetap harus dilakukan.

Saat ini, Kemendikbud sedang mempersiapkan "pernikahan massal" perguruan tinggi dan industri. Kerja sama dengan industri merupakan suatu hal yang mutlak untuk dilakukan.

Baca juga: Akademisi: Sektor pariwisata perlu standar baru hadapi "New Normal"

Baca juga: Sejumlah obyek wisata di Riau kembali buka


Wikan juga memuji STP Trisakti yang telah melakukan "pernikahan" pada setiap program studi yang dimilikinya. Ke depan yang perlu dilakukan adalah mengeratkan kerja sama dengan industri.

"Kerja sama dengan industri jangan hanya sekedar di atas kertas, foto-foto maupun berita di media. Harus ada kerja sama konkrit," imbuh dia.

Perguruan tinggi, lanjut dia, harus bisa menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Pihak industri pun harus terlibat sejak awal dalam proses itu seperti penyusunan kurikulum.

Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti, Fetty Asminiati mengatakan pihaknya melakukan pembelajaran daring selama pandemi COVID-19. Pihaknya juga melakukan kerja sama dengan industri agar lulusan sesuai dengan kebutuhan industri.

"Kami yakin metode tersebut jalan keluar pada masa pandemi dan menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan," kata Fetty.

Baca juga: Kemendikbud : vokasi harus beradaptasi dinamika kenormalan baru
 
Pewarta : Indriani
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020