Kemarin, bansos diperpanjang hingga insentif tenaga medis cair

Kemarin, bansos diperpanjang hingga insentif tenaga medis cair

Pemerintah perpanjang bansos untuk COVID-19 hingga Desember 2020

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Rabu (3/6) mulai dari pemberian bansos untuk mengatasi dampak wabah COVID-19 diperpanjang hingga realisasi insentif untuk tenaga medis yang menangani COVID-19 cair Rp10,45 miliar.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. Bansos untuk COVID-19 diperpanjang hingga Desember 2020

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemberian Bantuan Sosial untuk mengatasi dampak wabah COVID-19 akan diperpanjang hingga Desember 2020 serta Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dilanjutkan hingga September 2020.

“Diputuskan dalam sidang kabinet yakni untuk bansos yang selama ini diberikan dalam bentuk sembako, pertama, bansos ini diperpanjang sampai Desember 2020,” katanya di Jakarta, Rabu.

Berita selengkapnya klik di sini

2. BI beri bunga 1,5 persen untuk penempatan GWM oleh perbankan

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan bank sentral memberikan bunga 1,5 persen untuk jasa giro bagi penempatan Giro Wajib Minimum (GWM) perbankan.

"Yang sebelumnya tidak ada suku bunga, terhadap GWM bank-bank di BI, kami akan berikan 1,5 persen atas jasa GWM-nya, kami berlakukan bagi semua bank," katanya di Jakarta, Rabu.

Berita selengkapnya klik di sini

3. Insentif tenaga medis cair Rp10,45 miliar

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan realisasi insentif untuk tenaga medis yang menangani pasien virus Corona (COVID-19) telah dicairkan sebesar Rp10,45 miliar.

“Sebanyak 1.205 tenaga kerja kesehatan yang di pusat sudah mendapatkan pencairan sebesar Rp10,450 miliar," katanya di Jakarta, Rabu.

Berita selengkapnya klik di sini

4. Biaya penanganan COVID-19 capai Rp677,2 triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan total biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk mengatasi pandemi COVID-19 di Indonesia mencapai Rp677,2 triliun.

"Biaya penanganan COVID-19 yang akan tertuang dalam revisi Perpres adalah diidentifikasikan sebesar Rp677,2 triliun," katanya di Jakarta, Rabu.

Berita selengkapnya klik di sini

5. Pemerintah tambah subsidi bunga KUR Rp4,967 triliun

Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp4,967 triliun tambahan subsidi bunga untuk memberikan stimulus dan merelaksasi pinjaman bagi 8,33 juta UMKM debitur KUR dengan outstanding Rp165 triliun untuk pelaku UMKM terdampak COVID-19.

“Kebijakan KUR bagi calon penerima KUR terdampak COVID-19 terdiri dari beberapa bentuk,“ kata Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman di Jakarta, Rabu.

Berita selengkapnya klik di sini
Pewarta : Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020