Kemarin, saatnya ekspor alat pelindung diri hingga penyelidikan karpet

Kemarin, saatnya ekspor alat pelindung diri hingga penyelidikan karpet

Ilustrasi - Proses produksi alat pelindung diri (APD). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Jakarta (ANTARA) - Informasi soal Alat Pelindung Diri (APD) akan dibuka hingga penyelidikan safeguard impor karpet dan penutup lantai tekstil mewarnai pemberitaan ekonomi kemarin, Kamis (11/6). Simak selengkapnya.
 

Mendag: Saatnya membuka ekspor APD

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan bahwa pihak Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah mengevaluasi larangan dan pembatasan (lartas) ekspor untuk Alat Pelindung Diri (APD) buatan dalam negeri agar dapat dimudahkan ekspornya, apabila kebutuhan di nasional sudah terpenuhi.

"Memang beberapa pihak sudah minta untuk ekspor, saya kira ini sudah waktunya kita segera membukanya untuk dimudahkan ekspornya, apabila kebutuhan dalam negeri sudah terpenuhi," kata Mendag saat konferensi pers secara virtual, Kamis.

 

Startup besutan Kemenperin bangun teknologi pemetaan kebutuhan APD

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Gati Wibawaningsih mengapresiasi perusahaan rintisan asal Bandung yang menciptakan inovasi melalui pembuatan Platform GEO MAPID, yang dapat dimanfaatkan untuk memetakan kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) di Indonesia.

“MAPID adalah salah satu finalis program Startup 4 Industry dari kompetisi Making Indonesia 4.0 Startup yang diinisiasi oleh Kemenperin pada tahun 2018,” kata Gati lewat keterangannya diterima di Jakarta, Kamis.

 

Kemenhub: Kapasitas pesawat ditingkatkan bertahap hingga 100 persen

Kementerian Perhubungan menyebutkan kapasitas angkut pesawat terbang akan ditingkatkan secara bertahap hingga akhirnya bisa mencapai 100 persen.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis mengatakan penerapan penambahan kapasitas penumpang pesawat udara yang ditetapkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 41 Tahun 2020 dan Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Perhubungan Udara No 13 Tahun 2020 tentang Operasional Transportasi Udara Dalam Masa Kegiatan Masyarakat Produktif dan Aman Dari Corona Virus Disease (COVID-19) mengacu kepada ketentuan yang ditetapkan oleh organisasi penerbangan internasional, seperti ICAO, EASA, CASA, CAA serta otoritas penerbangan internasional lainnya.

 

Jaga pertumbuhan ekspor, Mendag mudahkan impor bahan baku

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyampaikan akan mempermudah impor bahan baku, terutama impor dari negara-negara yang terkena imbas karantina wilayah akibat pandemi COVID-19, sebagai salah satu upaya menjaga pertumbuhan ekspor.

“Peningkatan ekspor kita kini telah mulai membaik dan menuju ke arah positif. Pertumbuhan indeks manajer pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Indonesia yang pada Februari lalu sebesar 50 persen turun hingga April menjadi 27,61 persen, kini telah mulai rebound. Mei lalu PMI kita menjadi sebesar 28 persen,” kata Mendag saat konferensi video virtual, Kamis.

 

KPPI selidiki safeguard impor karpet dan penutup lantai tekstil

Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) melakukan penyelidikan tindakan pengamanan perdagangan (safeguards) atas lonjakan jumlah impor karpet dan penutup lantai tekstil lainnya terhitung mulai 10 Juni 2020.

Hal ini dilakukan setelah mendapat permohonan dari Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) yang mewakili industri dalam negeri penghasil komoditas tersebut pada 5 Juni 2020 lalu.

Pewarta : Sella Panduarsa Gareta
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020