Eddie Nalapraya berniat gelar kejuaraan pencak silat dunia virtual

Eddie Nalapraya berniat gelar kejuaraan pencak silat dunia virtual

Bapak Pencak Silat Dunia Eddie Marzuki Nalapraya. ANTARA/Ahmad Buchori/aa.

Jakarta (ANTARA) - Bapak Pencak Silat Dunia Eddie Marzuki Nalapraya berniat menggelar kejuaraan pencak silat dunia virtual.

"Setelah diakui UNESCO, pencak silat justru harus terus digalakkan," kata Eddie Nalapraya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Pada akhir pekan lalu, ia menyelenggarakan Lomba Silat Tradisi Betawi Virtual di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur. Lomba ini digelar secara virtual mengingat perlunya penerapan social distancing guna mencegah penyebaran COVID-19.

Sistem lombanya, para peserta mengirimkan video gerakan/jurus silat dengan durasi maksimal tiga menit. Gerakan dan jurus silat inilah yang dinilai secara online oleh dewan juri.

Baca juga: Pasangan pesilat Hanif-Pipit ingin dirikan padepokan pencak silat

Baca juga: Jadi korban perundungan membuat Kamelia Pipit geluti pencak silat


Total ada 50 perguruan silat atau 100 peserta lomba silat virtual pertama yang diinisiasi oleh Batavia Creative Convex dan didukung dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat), Astrabi, PPS Putera Betawi, dan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta.

Menurut Eddie, perlombaan itu digelar karena ingin memberi kesempatan kepada masyarakat pencak silat untuk tetap beraktivitas di tengah pandemi COVID-19.

"Karena itu, kami berinisiatif menggelar perlombaan pencak silat secara virtual. Saya berharap kegiatan ini dapat kembali mengobarkan semangat pencak silat di masa pandemi," kata Eddie M Nalapraya.

Setelah lomba ini, Eddie mengatakan ingin membuat kembali lomba virtual berupa pencak silat tradisi tingkat nasional.

"Dan mudah-mudahan jika umur panjang, tahun depan saya berkeinginan membuat kejuaraan pencak silat dunia secara virtual," katanya.

Lomba Silat Tradisi Betawi Virtual perdana itu memiliki dua kategori peserta. Untuk kategori Perorangan Putra, juara pertama diraih oleh Adi Santoso dari Perguruan Cingkrik Kong Ajud. Sedangkan kategori Perorangan Putri diraih Kartika Mawar dari Perguruan Singa Putih meraih juara pertama.

Lomba ini digelar dalam rangka hari jadi ke-493 kota Jakarta pada 22 Juni 2020 dan hari ulang tahun ke-89, DR (HC) H Eddie M Nalapraya.*

Baca juga: Ribuan pesilat perebutkan Piala Kemenpora di Lampung

Baca juga: Pelajar Malaysia belajar silat Minangkabau di Pariaman
Pewarta : Ahmad Buchori
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020