Partai Demokrat berencana gelar konvensi virtual jelang pilpres

Partai Demokrat berencana gelar konvensi virtual jelang pilpres

Calon presiden Partai Demokrat Biden meninggalkan podium setelah berpidato pada kampanye pemilihan presiden yang diselenggarakan di pusat kegiatan masyarakat di Darby, Pennsylvania, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2020). REUTERS/Jonathan Ernst/AWW/djo (REUTERS/JONATHAN ERNST)

Washington (ANTARA) - Partai Demokrat di Amerika Serikat akan menggelar konvensi virtual skala besar pada Agustus 2020 untuk mengesahkan Joe Biden sebagai calon presiden yang diusung partai, demikian pernyataan  Partai Demokrat, Rabu (24/6).

Biden rencananya akan memberi sambutan terkait pencalonannya di Kota Milwaukee, Wisconsin, tetapi delegasi masing-masing negara bagian mengikuti acara tersebut dari rumah.

Keputusan itu dibuat Partai Demokrat mengingat kasus positif COVID-19 di beberapa negara AS meningkat, di antaranya termasuk di California, Florida, dan Texas. COVID-19 dikhawatirkan dapat menghambat proses pemilihan presiden AS pada tahun ini.

Berbeda dengan Demokrat, Partai Republik justru berencana menggelar konvensi langsung di Kota Jacksonville, Florida, Agustus. Pertemuan itu akan mengesahkan Donald Trump sebagai calon presiden dari petahana yang diusung partai. Trump rencananya akan memberi sambutan di hadapan ribuan pendukungnya dalam ruangan tertutup pada 27 Agustus.

Baca juga: Penasihat Joe Biden bentuk tim pergantian presiden AS
Baca juga: Kasus COVID-19 di AS capai 2 juta, Biden kecam Trump


Partai Republik memindahkan lokasi konvensi dari Charlotte di North Carolina, setelah gubernurnya, yang berasal dari Partai Demokrat, menolak melonggarkan aturan jaga jarak. Kebijakan itu dibuat demi menekan penyebaran COVID-19, penyakit menular dari virus corona jenis baru (SARS-CoV-2).

Sejauh ini belum jelas apakah pidato politik Biden di Milwaukee, yang rencananya berlangsung pada 20 Agustus, akan disaksikan langsung di lokasi oleh para pendukungnya.

Biden, yang delapan tahun menjabat sebagai wakil presiden mendampingi Presiden Barack Obama, kerap mengkritik Trump terkait cara dia menanggulangi wabah penyakit. Biden mengatakan Trump telah menekan negara-negara bagian, salah satunya Florida, sehingga mereka terlalu cepat membuka kembali perekonomiannya. Langkah itu tidak mempertimbangkan risiko terkait keamanan dan kesehatan masyarakat.

Setelah berkampanye di Tulsa, Oklahoma, Sabtu (20/6), Trump di hadapan pendukungnya di Arizona, Selasa (23/6) mengatakan ada negara bagian lain yang ikut terdampak oleh tingginya kasus positif COVID-19.

Ketua Komite Nasional Partai Demokrat, Tom Perez mengatakan wujud kepemimpinan tercermin dari kemampuan tiap pihak beradaptasi pada segala situasi. "Itu yang kami lakukan dengan konvensi kami. Tidak seperti presiden ini (Trump), Joe Biden dan Partai Demokrat berkomitmen melindungi kesehatan dan keamanan rakyat Amerika," kata Perez.

Milwaukee telah dipilih sebagai lokasi konvensi Partai Demokrat karena Wisconsin, negara bagian yang menaungi kota tersebut, merupakan titik penting perebutan suara pada pemilihan presiden AS 3 November 2020. Jajak pendapat menunjukkan Biden mendapat dukungan lebih banyak daripada Trump di Wisconsin.

Namun, unggulnya Trump di Wisconsin pada pilpres 2016 menjadi penentu kemenangannya sebagai presiden.

Sementara itu, jajak pendapat yang diadakan oleh University of North Florida, Rabu, menunjukkan hampir 60 persen warga Jacksonville menentang penyelenggaraan konvensi Partai Republik yang akan diadakan di kota tersebut.

Responden survei beralasan mereka khawatir pertemuan itu dapat menciptakan klaster penularan virus serta memancing aksi protes warga yang menentang rasisme dan sikap brutal polisi.

Sumber: Reuters

Baca juga: Juru kampanye Biden minta Twitter dan Facebook hapus unggahan Trump
Baca juga: Twitter kembali temukan cuitan Presiden Trump bermasalah
Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020