Ada satu pasien positif, 122 nakes di Batanghari-Jambi dites cepat

Ada satu pasien positif, 122 nakes di Batanghari-Jambi dites cepat

Warga menyeberang di jembatan pedestrian Gentala Arasy di atas Sungai Batanghari, Jambi, Rabu (13/5/2020). Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi membatalkan hampir semua dari 40 agenda pariwisata sepanjang 2020 yang telah dijadwalkan sebelumnya di provinsi itu akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/foc.

Batanghari, Jambi (ANTARA) - Sebanyak 50 petugas Puskesmas Panerokan Kecamatan Bajubang dan 72 tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit HAMBA Muarabulian, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, Senin menjalani tes cepat massal karena mereka sempat menangani salah seorang pasien yang positif COVID-19 berdasarkan tes  polymerase chain reaction (PCR).

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Batanghari mengambil langkah antisipatif usai mengumumkan tiga nama pasien dengan hasil swab positif di Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari.

Sejak beberapa hari lalu, tim melakukan "rapid test" massal terhadap 50 petugas Puskesmas Penerokan, yang sempat menangani pasien positif atas nama YM.

Tes cepat juga dilakukan terhadap 13 orang yang pernah memiliki kontak erat dengan pasien YM.

Tidak hanya itu, rapid test juga dilakukan terhadap 72 tenaga kesehatan di RSUD HAMBA Muarabulian, bahkan lima orang petugas langsung diuji swab.

"Untuk uji swab tenaga kesehatan di Batanghari, sampelnya sudah dikirim ke Jakarta," kata juru bicara teknis Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Batanghari, dr Elfie Yeni, MARS.

Atas perkembangan penanganan COVID-19 di Kabupaten Batanghari, ia meminta masyarakat tetap tenang, dan mematuhi protokol kesehatan terkait pencegahan COVID-19.

Baca juga: Wisma PKK Batanghari disiapkan untuk ruang isolasi tambahan pasien

Baca juga: Bertambah dua, positif COVID-19 Provinsi Jambi lampaui 100 kasus

Baca juga: Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 Kota Jambi kluster pasar

Baca juga: Mulai relaksasi, tempat peribadatan di Kota Jambi dibuka untuk umum
Pewarta : Syarif Abdullah dan Septa Randika
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020