Kemarin, banjir di Gorontalo hingga skenario penanganan COVID-19

Kemarin, banjir di Gorontalo hingga skenario penanganan COVID-19

Banjir bandang di Kelurahan Pilolodaa Kota Gorontalo, Jumat. (HO)

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita bidang humaniora menjadi perhatian banyak pembaca kemarin mulai dari banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Gorontalo hingga tiga skenario penanganan COVID-19 bila pandemi berlangsung hingga 2021 versi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

1. Banjir landa sejumlah wilayah di Kota Gorontalo

Banjir melanda Kelurahan Pilolodaa dan Kelurahan Dembe 1, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo pada Jumat (3/7) setelah hujan deras terjadi dalam beberapa hari terakhir.

"Air naik mulai pukul 09.00 WITA, asalnya dari bagian perbukitan di belakang kompleks permukiman. Material seperti kayu-kayu dan sampah terbawa sampai ke jalan raya dan permukiman," kata Suryanto, salah seorang warga Pilolodaa.

2.Pesantren di 40 kecamatan di Bogor boleh dibuka kembali

Pemerintah Kabupaten Bogor Jawa Barat kembali membolehkan pondok pesantren di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan belajar mengajar bersamaan dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi menuju adaptasi kebiasaan baru.

"Aktivitas sekolah dan pendidikan keagamaan melakukan pembelajaran online dari rumah, kecuali pondok pesantren dan pendidikan tinggi," kata Bupati Bogor Ade Yasin di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (3/7).

3. RUU Masyarakat Adat harus pernuhi hak kolektif perempuan adat

Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat harus dipastikan memenuhi perlindungan dan pemenuhan hak-hak kolektif perempuan adat mengingat peran dan fungsinya sebagai penjaga ketahanan hidup komunitasnya dengan mengelola sumber-sumber hidup di dalam wilayahnya.

"Ternyata pandangan dan kepentingan perempuan adat dalam pengelolaan sumber daya alam belum hadir bahkan cenderung diabaikan dalam beragam proses pembangunan baik di komunitas adatnya maupun dalam kehidupan publik yang lebih luas," kata Ketua Umum PEREMPUAN AMAN Devi Anggraini dalam diskusi bertemakan Perempuan Adat dalam Pengelolaan Sumberdaya Alam yang dilaksanakan secara daring diakses di Jakarta, Kamis (2/7).

4. Pasien sembuh COVID-19 bertambah 901 menjadi 27.568 orang

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan berdasarkan data sampai Jumat (3/7) pukul 12.00 WIB, penambahan pasien sembuh dari COVID-19 mencapai 901 orang, sehingga terakumulasi menjadi 27.568 orang dari 60.695 total kasus positif,

"Kalau kita perhatikan persentase nasional sembuh sekarang berada di kisaran 42 persen. Namun, kalau kita perhatikan sudah lebih dari 13 provinsi yang memiliki persentase sembuh di atas 70 persen," kata Yurianto dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB yang dipantau di Jakarta, Jumat (3/7).

5. Mendagri sampaikan skenario bila COVID-19 hingga 2021

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memaparkan tiga skenario menangani COVID-19 jika pandemi terus berlanjut hingga 2021, yaitu penemuan vaksin, penemuan obat, dan herd community.

"Skenario ketiga ini biarkan tertular. Yang kuat kekebalan tubuhnya survive, yang tidak kuat akan sakit atau mungkin wafat. Ini tentu skenario yang tidak kita harapkan," kata Tito dalam silaturahim bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat Sumatera Utara di Medan, Kamis (2/7) malam. (T.D018)
Pewarta : Dewanto Samodro
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020