Satgas TMMD bina mental ideologi Pancasila warga perbatasan

Satgas TMMD bina mental ideologi Pancasila warga perbatasan

Satgas TMMD ke-108 di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) saat menggandeng BNN setempat dan Polres Kendari memberikan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba kepada warga Desa Lamoluo Kecamatan Wawonii Barat, Konkep, Sabtu (4/7/2020). (ANTARA/HO-Kodim 1417/Kendari) (ANTARA/HO-Kodim 1417/Kendari)

Putussibau, Kapuas Hulu (ANTARA) -
Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 melakukan pembinaan mental ideologi Pancasila kepada warga daerah perbatasan Indonesia-Malaysia, di Desa Sungai Abau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
 
"Pembinaan mental ideologi Pancasila itu tentu sangat penting selain kegiatan fisik pada program TMMD, karena menyangkut dasar negara kita tercinta," kata Dandim 1206 Putussibau Letkol Inf Basyaruddin saat dihubungi ANTARA, di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu.

Baca juga: TNI bangun infrastruktur daerah perbatasan melalui TMMD
 
Basyaruddin mengatakan salah satu tujuan pembinaan mental ideologi Pancasila yang disampaikan Satgas TMMD itu untuk membentengi warga perbatasan agar tidak terpengaruh oleh kelompok-kelompok tertentu, baik yang datangnya dari luar maupun dari dalam.
 
Menurut dia, kedaulatan NKRI yang berdasarkan Pancasila harus tetap dipertahankan meskipun nyawa taruhannya.

Baca juga: Kodam XII/Tanjungpura gelar TMMD ke-108 serentak di tiga wilayah
 
"Oleh karena itu, kita perlu bersama memupuk rasa persatuan dan kesatuan serta kita pertahankan Pancasila sebagai dasar negara dan mesti kita amalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Basyaruddin.
 
Selain pembinaan mental ideologi Pancasila, juga ada materi wawasan kebangsaan, penyuluhan hukum dan bahaya narkotika, serta pelayanan kesehatan.

Baca juga: Pra TMMD ke-108 Kodim Gianyar sasar buka akses jalan 2.359 meter
 
Basyaruddin berharap melalui program TMMD ke-108 dapat membangkitkan semangat patriotisme dan cinta Tanah Air.
 
"Kita bersama tanamkan cinta Tanah Air dan pertahankan kedaulatan NKRI di tengah perkembangan zaman dengan teknologi yang semakin canggih, jangan sampai mental ideologi Pancasila kita terkikis zaman," kata Basyaruddin.
 
Pewarta : Teofilusianto Timotius
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020