Umur bukan kendala bagi Alonso untuk kembali ke F1 tahun depan

Umur bukan kendala bagi Alonso untuk kembali ke F1 tahun depan

Fernando Alonso ketika masih membalap untuk McLaren di Sirkuit Marina Bay jelang Grand Prix Singapura. (16/9/2018) Reuters/Edgar Su/File Photo

Jakarta (ANTARA) - Juara dunia dua kali Fernando Alonso mengatakan umur tak jadi masalah ketika dirinya kembali membalap di Formula 1 tahun depan bersama Renault.

Pebalap asal Spanyol itu bulan ini akan genap berusia 39 tahun. Setelah dua tahun "pensiun" ia akan kembali ke F1 bersama tim yang pernah ia persembahkan gelar juara dunia pada 2005 dan 2006.

"Di Formula 1 selama bertahun-tahun yang paling berarti adalah pengukur waktu (stopwatch), bukan umur," kata Alonso dalam jumpa pers virtual, seperti dikutip Reuters, Rabu.

"Aku tak pernah mendapat klasifikasi balapan berdasarkan paspor, tanggal lahir. Selalu dengan pengukur waktu."

Baca juga: Jika Alonso kembali ke F1, aku akan sangat senang, kata Ocon
Baca juga: F1 tanpa penonton lebih baik ketimbang tidak balapan sama sekali


Alonso bisa menjadi pebalap paling senior di grid F1 tahun depan jika Kimi Raikkonen, yang saat ini membalap untuk Alfa Romeo, memutuskan untuk pensiun.

Pebalap berusia 40-an tahun cukup umum di sejumlah kejuaraan balapan dunia, tapi tidak di F1, yang lebih menekankan talenta-talenta muda.

Lando Norris, yang finis ketiga untuk McLaren di Austria pekan lalu, berusia lebih muda satu tahun ketimbang Alonso ketika menjalani debut di Minardi pada 2001.

Calon rekan satu tim Alonso, Esteban Ocon sekarang berumur 23 tahun dan pebalap Prancis itu mengatakan jika Alonso telah membuatnya jatuh hati kepada balap.
 

Kepala tim Renault Cyril Abiteboul sadar jika orang-orang akan mempertanyakan keputusan timnya yang memilih seorang pebalap veteran daripada talenta muda.

"Aku bisa memperkirakan jika keputusan kami... bisa dipandang sebagai kurangnya minat atau loyalitas terhadap proyek Renault Sport Academy. Dan bukan itu," kata Abiteboul.

Abiteboul juga mengungkapkan jika pandemi COVID-19 yang menunda musim balapan tahun ini telah menyulitkan mereka untuk melakukan evaluasi terhadap Guanyu Zhou, pebalap muda China, dan Christian Lundgaard dari Jerman. Keduanya merupakan kandidat utama dari akademi pebalap Renault.

"Kami sangat serius tentang akademi ini, sangat serius tentang kedua orang itu khususnya.

"Aku yakin Fernando, seperti Esteban, punya banyak hal untuk perkembangan mereka."

Baca juga: Ferrari bawa upgrade lebih awal ke balapan kedua Formula 1 di Austria
Baca juga: Vietnam berharap bisa gelar Grand Prix Formula 1 akhir November
Baca juga: Bottas merasa hindari banyak "peluru" demi menangi Grand Prix Austria
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020