26 dari 39 tambahan positif COVID-19 di Bantaeng, tenaga kesehatan

26 dari 39 tambahan positif COVID-19 di Bantaeng, tenaga kesehatan

Tenaga kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bantaeng saat melakukan tes cepat di beberapa area publik di Bantaeng. ANTARA/HO-Humas Pemkab Bantaeng

Makassar (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kabupaten Bantaeng merilis hasil pemeriksaan laboratorium Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo yang menyatakan ada 39 tambahan positif COVID-19 termasuk 26 dari tenaga kesehatan.

"Sebanyak 39 sampel swab positif mengandung virus SARS-CoV2 dari 79 sampel yang diperiksa. Yang positif didominasi tenaga kesehatan," kata Juru Bicara GTPP COVID-19 Bantaeng, dr Andi Ihsan di Makassar, Senin,

Ia mengemukakan bahwa pihaknya telah menerima info tersebut Minggu (12/07) pukul 19.12 Wita. Adapun rincian kasus positif tersebut yakni tenaga kesehatan RSUD Prof dr H. M. Anwar Makkatutu sebanyak 15 orang, tenaga kesehatan puskesmas 11 orang, kontak Alm. S (Jl. Mangga) sembilan orang dan warga empat orang.

"Kami menerima Kode Registrasi dari Gugus Tugas Nasional sebanyak 39 orang dengan Kode INOCOVID#74101 - INOCOVID#74139," ungkapnya.

Baca juga: GTTP: 11 tenaga kesehatan RSUD Bantaeng positif COVID-19
Baca juga: MRI-ACT gagas pasar murah daring di Bantaeng-Sulsel saat pandemi

Tiga puluh sembilan orang ini didapati dari upaya masifnya pelacakan kontak oleh TGPP COVID-19 Bantaeng melalui tim gerak cepat (TGC) Dinas Kesehatan dan Puskesmas terhadap kontak erat pasien terkonfirmasi COVID-19 di kalangan tenaga kesehatan. Alhasil jumlah orang terdeteksi positif COVID-19 terus bertambah.

“Dengan adanya penambahan kasus ini maka kami akan terus berusaha melakukan pelacakan kontak erat terhadap 39 orang ini 14 hari ke belakang. Hal itu dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penularan COVID-19 di Kabupaten Bantaeng,” tutur Ihsan

Mereka yang positif tersebut telah menjalani intervensi lanjutan berupa isolasi Mandiri di Makassar bagi yang tidak bergejala, sementara untuk yang memiliki gejala menjalani perawatan lanjutan di ruang isolasi.

"Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada dengan senantiasa mematuhi anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan yakni, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, dan selalu memakai masker saat berada di luar rumah," urainya.

Baca juga: Pemkab Bantaeng skrining "door to door" temukan COVID-19
Baca juga: Pemkab Bantaeng beri sumbangan APD pada JPK Sulsel

Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020