Karantina Pertanian Lampung gagalkan penyelundupan 84 ekor burung liar

Karantina Pertanian Lampung gagalkan penyelundupan 84 ekor burung liar

Satwa dilindungi, burung cucak rawa yang akan diselundupkan di Pelabuhan Bakauheni Lampung. ANTARA/Handout/aa.

Bandarlampung (ANTARA) - Karantina Pertanian Lampung menggagalkan upaya penyelundupan puluhan ekor satwa liar di kawasan Pelabuhan Bakauheni Lampung.

"Kami bersama Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Bakauheni menggagalkan upaya penyelundupan satwa liar antardaerah," ujar Kepala Karantina Pertanian Lampung, Muh Jumadh, melalui keterangan tertulis di Bandarlampung, Selasa.

Baca juga: Pelaku penyelundupan lima burung serindit melayu diburu petugas

Ia menjelaskan satwa liar yang kali ini coba di selundupkan merupakan 84 ekor burung dengan beragam jenis.

"Dari 84 ekor burung yang kita amankan awalnya diselundupkan menggunakan bus penumpang asal Indragiri Hulu, Riau dan akan dikirim menuju Jakarta," katanya.

Ia mengatakan sejumlah satwa liar jenis burung yang akan diselundupkan dari beragam jenis meliputi burung Kinoi, Cucak Keling, Pleci yang diangkut menggunakan dua kardus dan tiga keranjang.

Baca juga: Bayi macan tutul selundupan mati di Kebun Binatang Kasang Kulim

Baca juga: Balai Karantina Lampung gagalkan pengiriman 910 ekor satwa liar

"Penggagalan penyelundupan satwa liar berawal dari informasi yang diperoleh masyarakat bahwa mobil berplat luar Lampung tersebut berisi burung, dan kita lakukan pemeriksaan saat di pintu masuk pelabuhan," ujarnya.

Menurutnya, setelah dilakukan pemeriksaan kepada sopir bus, ternyata satwa tidak dilengkapi dengan dokumen resmi, dan semua diamankan.

"Kita amankan dan evakuasi satwa ke tempat yang layak untuk mencegah stres selama pengangkutan," ucapnya.

Baca juga: Indonesia waspadai penjualan satwa dilindungi transnasional
 

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020