Pemanfaatan teknologi cloud masih minim di Indonesia, ini sebabnya

Pemanfaatan teknologi cloud masih minim di Indonesia, ini sebabnya

Dokumentasi - Ratusan mahasiswa mengikuti pelatihan komputasi awan (cloud computing) di di Aula Timur Kampus ITB, Bandung, Jawa Barat, Kamis (18/10/18). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/aww/aa.

Jakarta (ANTARA) - Telkomsel, anak perusahaan Telkom Indonesia, konsisten untuk merangkul penggiat industri kreatif digital di Indonesia dalam rangka memanfaatkan bisnis teknologi komputasi awan atau cloud.

"Kita semua perlu bergandengan tangan untuk bersama-sama mengatasi permasalahan implementasi cloud di Indonesia, mulai dari belum banyaknya talenta yang tersedia hingga keterbatasan pengetahuan akan cloud,” ujar Manager Cloud Solution Portfolio Management Telkomsel Ficky Y P Sagala dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Menurut Ficky, semua pihak saat ini sudah menghadapi Revolusi Industri 4.0 dan transformasi digital menjadi hal yang perlu untuk dilakukan oleh para pelaku industri, termasuk salah satunya adalah pemanfaatan teknologi cloud.

Baca juga: Orang Indonesia masih ragu beralih ke cloud

Teknologi cloud sendiri belum banyak diadopsi oleh perusahaan-perusahaan di Tanah Air karena Indonesia masih kekurangan talenta yang memiliki keahlian dalam menjalankan implementasi cloud. Hal tersebut ditambah dengan minimnya pengetahuan akan teknologi cloud yang bisa berdampak pada proses pengambilan keputusan di perusahaan, termasuk kesulitan yang berpotensi dialami oleh korporasi dalam menjalankan manajemen perubahan.

Maka dari itu, kata dia, fokus implementasi cloud perlu diarahkan ke segmen enterprise dan institusi pemerintahan. Pada segmen enterprise, teknologi cloud menjadi salah satu elemen yang mampu memperkuat digitalisasi infrastruktur dan operasional perusahaan.

Bahkan, teknologi tersebut juga bisa memberikan peluang bisnis baru bagi korporasi, baik itu secara B2B maupun B2C. Sedangkan implementasi cloud di institusi pemerintahan diperlukan untuk mendorong percepatan penerapan teknologi itu sendiri.

“Kami pun mengajak para pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengoptimalkan teknologi digital untuk menghadirkan cara-cara baru yang memberikan dampak ekonomis dan sosial positif bagi masyarakat luas,” ujar Ficky.

Baca juga: Himbara kembangkan teknologi cloud dukung Industri 4.0

Baca juga: Teknologi cloud berperan ciptakan pabrik cerdas di era Industri 4.0


 
Pewarta : Aji Cakti
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020