Kantor catatan sipil Rusia pekerjakan robot jadi petugas administrasi

Kantor catatan sipil Rusia pekerjakan robot jadi petugas administrasi

Co Chair Indonesian Committee for Pasific Economic Conference Council (INCPECC) Mari Elka Pangestu (kanan) berinteraksi dengan Robot Humanoid Sophia (kiri) saat Dialog Global Centre for Strategic and International Studies (CSIS) 2019 di Jakarta, Senin (16/9/2019). Robot cantik ini memakai kebaya merah muda dan selendang merah. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras.

Moskow (ANTARA) - Kantor catatan sipil di Kota Perm, Rusia, telah mempekerjakan sebuah robot yang berbentuk manusia (humanoid) untuk jadi petugas administrasi

Kota Perm berjarak sekitar 1.100 kilometer (680 mil) dari timur   ibu kota Rusia, Moskow.

Humanoid itu dibentuk menyerupai perempuan dengan mata berwarna coklat dan rambut pirang panjang.

Sejauh ini, robot itu melayani masyarakat yang ingin mencetak surat keterangan kelakuan baik dan surat bebas narkoba. Dokumen tersebut kerap jadi syarat yang perlu dipenuhi warga untuk mengesahkan beberapa transaksi legal di Rusia.

Baca juga: "New normal", akankah ada robot di restoran & hotel di Indonesia?
Baca juga: Andalkan robot UVD, Blue Ocean Robotics masuk daftar 50 besar perusahaan robotika paling berpengaruh versi Robotics Business Review


Menurut pembuatnya, Promobot, robot itu dirancang menyerupai rata-rata perempuan di Rusia. Bentuk wajahnya dibuat menggunakan kecerdasan buatan yang menganalisis ribuan wajah perempuan.

Robot tersebut dapat menunjukkan lebih dari 600 ekspresi manusia dengan menggerakkan mata, alis, bibir, dan otot lainnya yang ditutup dengan kulit buatan, kata Promobot. Humanoid itu juga mengenakan seragam pemerintah, yaitu baju berwarna putih dan rompi berwarna coklat.

Kepala kantor pencatatan sipil di Kota Perm, Leonid Gromov mengatakan robot itu dapat mengajukan pertanyaan dan memberi jawaban umum, dan beberapa bagian dari tubuhnya terhubung dengan alat pemindai (scanner) dan printer. Robot itu juga punya akses penuh ke sistem data serta dapat menggantikan kerja seorang pegawai catatan sipil.

Sumber: Reuters

Baca juga: Robot telepresensi dapat kurangi ribuan ton emisi CO2
Baca juga: "B", proyek film fiksi ilmiah yang diperankan robot
Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020