Kemarin, fakta baru editor Metro TV hingga sterilisasi Gedung DPRD DKI

Kemarin, fakta baru editor Metro TV hingga sterilisasi Gedung DPRD DKI

Ilustrasi - Pembunuhan editor Metro TV. ANTARA/Ardika/am.

Jakarta (ANTARA) - Berita kemarin masih diwarnai fakta baru pembunuhan Editor Metro TV Yodhi Prabowo diketahui seringkali mampir ke sebuah warung dekat tempat kejadian perkara, menurut penyidik Polda Metro Jaya, Selasa (14/7).

Selain itu, Gedung lama DPRD DKI disemprot cairan disinfektan selama tiga hari mulai Senin (13/7) lantaran satu staf kantor tersebut terjangkit COVID-19.

Berita Selasa kemarin lainnya di kanal Metro ANTARA masih dapat Anda simak kembali dalam rangkuman berita berikut.

Penyidik: Editor Metro TV sering mampir warung dekat TKP

Penyidik Polda Metro Jaya mengatakan editor Metro TV Yodi Prabowo kerap mampir ke warung, dekat dengan tempat kejadian perkara (TKP) atau lokasi jasadnya ditemukan.

Gedung DPRD DKI disterilisasi tiga hari

Gedung lama DPRD DKI Jakarta di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, disterilisasi selama tiga hari mulai Senin (13/7) sampai Rabu (15/7) mendatang menyusul informasi staf di gedung wakil rakyat tersebut terpapar COVID-19.

TransJakarta hadirkan Manusia Covid

PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menghadirkan 13 orang sebagai maskot "Manusia COVID" di koridor-koridor 'Bus Rapid Transit' (BRT) untuk mengingatkan warga agar selalu menaati protokol kesehatan saat menggunakan transportasi publik.

CCTV buram hambat penyidikan Editor Metro TV

Polda Metro Jaya menyebut hasil rekaman kamera pengawas (CCTV) buram menjadi salah satu faktor penghambat penyidikan kasus pembunuhan terhadap editor Metro TV, Yodi Prabowo.

Polisi sebut tak ada kecurigaan WN Prancis akan bunuh diri

Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Metro Jaya menyebut tidak ada prilaku mencurigakan dari tersangka kasus eksploitasi seksual terhadap 305 anak, Francois Abello Camille (FAC) alias Frans sebelum melakukan percobaan bunuh diri.

 
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020