FOX Sports gunakan AI dari Google Cloud untuk manajemen video

FOX Sports gunakan AI dari Google Cloud untuk manajemen video

Logo Google Cloud. (ANTARA/Google Cloud)

Jakarta (ANTARA) - FOX Sports mengumumkan pihaknya bekerja dengan Google Cloud untuk mengotomatisasi manajemen konten videonya.

Sistem yang sudah dalam pengembangan itu akan memanfaatkan pencarian video Google Cloud dan kemampuan pembelajaran mesin canggih untuk membantu jaringan membuka nilai arsip konten olahraga yang luas dengan cara yang lebih efektif.

"Ini akan mempermudah FOX Sports untuk mencari, menyimpan, dan memanajemen semua konten video mereka menggunakan kecerdasan buatan (AI)," kata Vice President, North America, Google Cloud, Kirsten Kliphouse, dalam siaran virtual, Jumat (10/7).

Sementara itu, dikutip dari situs FOX Sports, pihaknya berharap solusi yang tengah dikembangkan bersama ini dapat mempercepat kemampuan produksi jaringan yang ada.

Baca juga: Google Cloud luncurkan analisis multi-cloud "BigQuery Omni"

Baca juga: Google tutup proyek "cloud", tak berniat tawarkan ke China


"Kami senang dapat bekerja sama dengan Google dalam proyek ini yang akan memungkinkan FOX Sports untuk mengambil langkah selanjutnya menuju alur kerja paling canggih untuk mengakses semua media kami," kata Executive Producer, EVP/Head of Production & Operations FOX Sports, Brad Zager.

"Sungguh luar biasa melihat semua alat berbeda yang Google Cloud akan berikan kepada jaringan kami untuk mengubah cara kami bekerja, juga membantu kami membuat konten jadi lebih mudah bagi tim produksi," ujarnya melanjutkan.

Memanfaatkan arsitektur terbuka Google Cloud dan teknologi canggih, FOX Sports akan dapat mengatur, menemukan dan membangun pada petabyte data dan jutaan video yang telah dikumpulkannya selama bertahun-tahun, di samping konten baru yang diproduksi setiap hari.

Tim-tim di Google Cloud dan FOX Sports menerapkan model pembelajaran mesin Google untuk secara otomatis mengidentifikasi dan memberi label klip di ratusan kategori, mulai dari kaus pemain dan pertandingan, wawancara, hingga perayaan di lapangan.

Solusi ini juga akan menggabungkan antarmuka (interface) yang ramah pengguna yang membuatnya lebih cepat bagi staf produksi untuk menemukan klip yang mereka butuhkan, ketika mereka membutuhkannya.

Baca juga: Verizon gandeng Google Cloud untuk buat Contact Center AI

Baca juga: Google Meet tambah perlindungan "zoombombing" untuk kelas online

Baca juga: Mengenal teknologi "Confidential VMs" di Google Cloud
Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020