Kemenpan RB apresiasi mekanisme baru pembuatan SIM internasional Polri

Kemenpan RB apresiasi mekanisme baru pembuatan SIM internasional Polri

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB Diah Natalisa (Dok Humas Kementerian PAN-RB)

Jakarta (ANTARA) - Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB Diah Natalisa mengapresiasi terobosan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terkait mekanisme baru pembuatan SIM internasional.

Diah Natalisa dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Kamis, mengatakan Korlantas Polri terus melakukan terobosan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah adaptasi baru pelayanan publik di bidang lalu lintas.

Langkah inovatif mekanisme baru penerbitan SIM internasional dari rumah saja tanpa harus hadir ke Satuan penyelenggara administrasi (Satpas) Korlantas Polri, Jakarta itu mendapatkan apresiasi karena terus memanjakan masyarakat melalui inovasi-inovasi untuk yang sekian kalinya.

Baca juga: Polri luncurkan inovasi pembuatan SIM Internasional secara daring
Baca juga: Polres Batang canangkan layanan SIM internasional sambut normal baru
Baca juga: Normal baru, pemohon SIM internasional tidak perlu hadir ke Satpas


“Di masa pandemik COVID-19 seperti ini, memang sangat dibutuhkan penggunaan teknologi informasi yang mempermudah pelayanan kepada masyarakat," kata dia.

Standar pelayanan menurut dia diimplementasikan dengan semakin baik. Layanan semakin cepat, mudah, nyaman tanpa harus berkunjung Ke Satpas Polri.

Menurutnya pelayanan Polri yang seperti ini, tentunya harus bisa menjadi role model untuk layanan lainnya di Indonesia. Selain itu, Ia berharap sistem tersebut berkelanjutan, tidak hanya saat pandemi COVID-19.

“Semoga sistem ini juga diberlakukan untuk selanjutnya, tidak hanya saat pandemik COVID-19. Kami berharap ke depan semakin banyak layanan Polri yang seperti ini,” ucap Diah

Diah juga menekankan di masa ini dan mendatang pelayanan publik menuju transformasi nyata ke arah daring (online) menjadi sesuatu hal penting.

"Hal ini sejalan dengan prinsip 'dilan' atau digital melayani, di mana adaptasi kebiasaan baru ini perlu kita sikapi dengan kesiapan unit penyelenggara pelayanan dalam mewujudkan transformasi pelayanan publik," katanya.

Pembuatan SIM Internasional diharapkan sejalan dengan visi pelayanan publik yang berkelas dunia atau world class public service.

"Kami mengharapkan dengan adanya SIM internasional ini sebagai wujud nyata peningkatan kualitas pelayanan publik kepada seluruh elemen masyarakat," kata dia lagi.

Sebelumnya Korlantas Polri meluncurkan inovasi dalam pembuatan SIM internasional secara daring di Kantor NTMC Polri, Jakarta, Rabu 15 Juli 2020.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengatakan terobosan ini bertujuan untuk meminimalisir pertemuan tatap muka dalam pelayanan publik sehingga dapat memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan tetap mengutamakan keamanan sistem jaringan dan juga untuk mendukung forensik kepolisian di masa adaptasi kebiasaan baru.

“Ini sebuah langkah terobosan di era adaptasi kebiasaan baru yang memang bertujuan untuk memutus COVID-19. Kami hindari kerumunan-kerumunan massa,” ucapnya.
 
Pewarta : Boyke Ledy Watra
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2020