Pantai Losari Makassar akan kembali dibuka untuk umum

Pantai Losari Makassar akan kembali dibuka untuk umum

Pesepeda melintas di area Pantai Losari saat matahari terbenam di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (1/5/2020). Pantai Losari yang biasanya ramai dikunjungi warga untuk menunggu waktu berbuka puasa Ramadhan tahun ini sepi karena pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mengendalikan COVID-19. (ANTARA FOTO/ARNAS PADDA)

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar akan membuka kembali anjungan Pantai Losari untuk umum setelah menutup tempat wisata itu untuk sementara waktu sejak pertengahan Maret 2020 guna meminimalkan risiko penularan COVID-19.

Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin saat menerima Tim Advokasi Pedagang Asongan Losari Makassar di rumah dinas di Makassar, Selasa, mengatakan bahwa pembukaan kembali anjungan Pantai Losari merupakan bagian dari proses adaptasi menuju kebiasaan baru.

"Pantai Losari akan kita buka kembali untuk umum tetapi ada syaratnya, yakni penerapan protokol kesehatan sesuai standar WHO," katanya.

Dia meminta para pedagang sepakat mematuhi protokol pencegahan COVID-19 supaya pemerintah kota bisa membuka kembali anjungan Pantai Losari.

Rudy mengatakan bahwa penularan COVID-19 masih terjadi di Makassar dan upaya untuk mengendalikan penularan penyakit itu membutuhkan partisipasi masyarakat, dalam hal ini dengan menerapkan protokol kesehatan.

Ia mengemukakan, pemerintah berupaya mengendalikan COVID-19 sekaligus menggerakkan kembali roda perekonomian dengan membuka kembali tempat wisata seperti Pantai Losari.

Guna memastikan pembukaan tempat wisata tidak berdampak buruk pada upaya penanggulangan COVID-19, ia menjelaskan, Pemerintah Kota Makassar akan mengerahkan petugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan.

Penjabat Wali Kota meminta Dinas Kesehatan, Camat Ujung Pandang, dan Satuan Polisi Pamong Praja memastikan protokol kesehatan diterapkan dalam kegiatan pariwisata.

"Meski Insya Allah dibuka tetapi sudah tidak kaya dulu. Misalnya jam operasinya dari jam lima sore sampai jam 10 malam. Sarana dan prasarana protokol kesehatan harus ketat. Dan bila mana banyak laporan melanggar, para pedagang harus berbesar hati untuk kita tutup kembali," katanya.

Ketua Tim Advokasi Pedagang Losari Waidah Baharuddin Lopa bersyukur pemerintah akan membuka kembali Pantai Losari untuk umum dan akan menyiapkan sarana prasarana pendukung penerapan protokol pencegahan COVID-19.

"Alhamdulillah Pak Wali sudah menyampaikan memberikan izin untuk berjualan. Sisa satu tahapan lagi yaitu memberikan pemahaman juga terhadap kawan-kawan pedagang bagaimana keadaan sekarang dan tetap mampu menjalankan namanya protokol kesehatan dan juga menjadi corong kampanye tentang edukasi protokol kesehatan terhadap masyarakat atau pengunjung yang nantinya datang ke Anjungan Losari," katanya.

Menurut dia, penutupan Anjungan Pantai Losari selama beberapa bulan sangat berdampak pada kehidupan para pedagang.

"Dengan dibukanya ini Pak, harapan hidup kami kembali. Lima bulan saja ini, banyak keluarga teman-teman hancur. Perceraian dan diburu utang dan sebagainya," katanya.

Baca juga:
Puluhan ribu orang padati Pantai Losari
Warga saksikan gerhana di Pantai Losari
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2020