Turis asal China ditemukan gantung diri dalam vila di Bali

Turis asal China ditemukan gantung diri dalam vila di Bali

Ilustrasi gantung diri. ANTARA/HO

Badung (ANTARA) - Turis asal China bernama Gao Yang (47) ditemukan gantung diri dalam kamar vila di Jalan Raya Semat, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, pukul 13.00 WITA.

"Dari keterangan saksi, korban sudah lama mempunyai riwayat sakit jantung dan setiap dua minggu sekali cek kesehatan melalui dokter pribadi yang datang ke vila korban. Saat ini jenazah korban telah dibawa ke RSUP Sanglah, Denpasar," kata Kasubag Humas Polres Badung, Inspektur Polisi Satu I Ketut Oka Bawa, saat dikonfirmasi di Badung, Kamis.

Ia mengatakan berdasarkan hasil olah TKP, Gong dengan tinggi 150 cm ini ditemukan gantung diri dengan menggunakan pakaian piyama. Ditemukan luka jeratan pada leher korban dan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada korban.

Awalnya, sekitar pukul 12.50 WITA seorang tukang bersih kolam bernama Tumiran datang untuk bersih-bersih di vila itu. Saat itu, Tumiran memanggil Gong sambil memencet bel depan pintu vila namun tidak ada jawaban dari korban.

Selanjutnya, ia berinisiatif untuk membuka pintu dan ternyata pintu tidak dalam keadaan terkunci, lalu saksi masuk ke dalam vila korban untuk bersih-bersih. Ketika saksi masuk ke dalam bagian tengah vila, korban ditemukan dalam posisi tergantung pada seutas tali tambang plastik berwarna hitam yang diikatkan pada pegangan gorden kamar.

Bawa mengatakan mengetahui kejadian itu, saksi langsung melapor kepada staf dan selanjutnya bersama dengan pecalang menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Tibubeneng serta meneruskan kepada piket SPKT Polsek Kuta Utara.

"Staf vila bernama Farhan menjelaskan dia sempat dihubungi teman korban yang bertanya bagaimana mengurus apabila ada tamu asing yang meninggal sakit jantung. Nah Farhan ini langsung mengecek vila dan terkejut melihat kondisi korban. Jadi dia langsung menghubungi teman korban itu, bilang penyebab meninggal karena gantung diri bukan karena sakit jantung," jelasnya.

Pewarta : Ayu Khania Pranishita
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2020