Album "Folklore" Taylor Swift terjual 1,3 juta salinan dalam 24 jam

Album

Artwork Taylor Swift - "Folklore". (Twitter/taylorswift13)

Jakarta (ANTARA) - Meskipun keberadaannya diumumkan hanya 15 jam sebelum rilis, album terbaru Taylor Swift, "Folklore", telah terjual lebih dari 1,3 juta salinan (copy) secara global hanya dalam 24 jam, menurut label Republic Records, dikutip dari Variety, Minggu.

Menurut pengumuman itu, album ini juga memecahkan rekor global untuk streaming terbanyak di hari pertama perilisan album oleh penyanyi wanita di Spotify, dengan 80,6 juta aliran (streams).

Album ini juga menjadi "album pop paling banyak di-streaming di Apple Music dalam 24 jam" dengan total 35,47 juta aliran. "Folklore" juga mencetak rekor di Worldwide Amazon Music Indie/Alternative Streaming Record.

"Folklore" bisa saja menyalip “After Hours” dari The Weeknd untuk debut album terbersar, dan memecahkan rekor "Legends Never Die" milik Juice WRLD yang mencatat 517.800 salinan di minggu pertama rilis di Amerika Serikat, menurut grafik album Rolling Stone.

Ketika mengumumkan album di media sosial pada Kamis (23/7) pagi, Swift menggambarkannya sebagai “album yang telah saya curahkan semua keinginan, impian, ketakutan, dan renungan saya".

"Sebelum tahun ini, saya mungkin sudah memikirkan kapan akan merilis musik ini pada 'waktu yang tepat,' tetapi saat-saat kita hidup terus mengingatkan saya bahwa tidak ada yang dijamin. Perasaan saya mengatakan kepada saya bahwa jika Anda membuat sesuatu yang Anda sukai, Anda harus memasukkannya ke dunia. Itulah sisi ketidakpastian yang bisa saya dapatkan," kata Swift mengenai albumnya.

Baca juga: Taylor Swift rilis album baru "Folklore" hari ini

Baca juga: Taylor Swift minta patung simbol rasis dihilangkan

Baca juga: Kicauan Taylor Swift soal Donald Trump dapat "likes" terbanyak
Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020