Pasar Pelita di Jakarta Utara ditutup tiga hari

Pasar Pelita di Jakarta Utara ditutup tiga hari

Pengelola Pasar Pelita di Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menutup aktivitas jual beli akibat pedagang terpapar COVID-19. (ANTARA/HO/Humas Pemkot Jakarta Utara)

Jakarta (ANTARA) - Pengelola Pasar Pelita di Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menutup sementara aktivitas jual-beli selama tiga hari ke depan.

Lurah Sungai Bambu Sumarno di Jakarta, Kamis, mengatakan pasar ditutup sementara mulai hari Kamis hingga Sabtu (1/8) mendatang.

Penutupan sementara dikarenakan dua pedagang terkonfirmasi terpapar virus corona (COVID-19) melalui hasil uji usap yang dilakukan tim medis Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Tanjung Priok dua pekan lalu.

"Kemarin hasil test swab menunjukkan tiga pedagang terkonfirmasi terpapar COVID-19," ujar Sumarno.

Baca juga: Satgas COVID-19: 11.766 pedagang Jakarta telah jalani tes usap
Baca juga: Pasar Asem Reges ditutup sementara tiga hari mulai Senin


Selama tiga hari ke depan, pasar akan disterilisasi dengan cara penyemprotan cairan disinfektan. Dalam tiga hari tersebut dipastikan tidak seorang pun dapat memasuki area pasar kecuali petugas berwenang.

"Hari ini Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) turun ke pasar untuk bersih-bersih. Hari Sabtu lusa disemprot oleh pihak Damkar (Pemadam Kebakaran)," jelas.

Sementara ketiga pedagang yang terkonfirmasi terpapar COVID-19  saat ini tengah menjalani isolasi mandiri di kediamannya masing-masing. Ketiganya tidak diperbolehkan berdagang jika hasil usap masih menunjukkan hasil positif.

Lurah meminta pengelola pasar pelita serius menerapkan langkah pencegahan penyebaran COVID-19. Terutama menyiapkan fasilitas protokol kesehatan berupa 3M (Menggunakan masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak).
Pewarta : Fauzi
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020