Pekerja migran yang dikarantina di RSD Wisma Atlet bertambah 90 orang

Pekerja migran yang dikarantina di RSD Wisma Atlet bertambah 90 orang

Wisma Atlet Kemayoran kini berfungsi sebagai Rumah Sakit Darurat Penanganan pasien COVID-19 ringan hingga sedang. (ANTARA/ HO)

Jakarta (ANTARA) - Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dikarantina di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat setelah repatriasi bertambah 90 orang, berdasarkan data yang diterima, Selasa.

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian di Jakarta, Selasa mengatakan hingga hari ini terdapat 831 orang PMI repatriasi dari luar negeri yang dikarantina di RSD Wisma Atlet, 731 orang di antaranya telah melakukan tes COVID-19 baik tes usap (swab test) maupun tes cepat (rapid test).

"PMI dengan status positif COVID-19 melalui swab test, 600 orang dari wisma Pademangan, 22 orang dari hotel, rapid test (reaktif) 109 orang," kata Aris.

Sebelumnya, pada Senin (3/8), Aris melaporkan bahwa jumlah PMI repatriasi positif COVID-19 yang dikarantina di RSD Wisma Atlet berjumlah 741 orang.

Baca juga: Enam pekerja migran Indonesia positif COVID-19 saat di Batam
Baca juga: Keberangkatan 680 pekerja migran asal Malang ditunda akibat pandemi


Aris mengatakan dari 741 orang tersebut, 679 orang di antaranya telah dites COVID-19, terdiri dari 570 orang yang dinyatakan positif COVID-19 dengan tes usap (swab test) dan 109 orang yang dinyatakan reaktif dengan tes cepat (rapid test).

"Swab 570 orang. 548 orang dari Wisma Pademangan, 22 orang dari hotel. Rapid test 109 orang," ujar Aris dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Adapun 109 orang yang reaktif dari hasil rapid test itu terdiri dari 74 PMI yang datang tanggal 10 Juli, 3 PMI datang tanggal 12 Juli, 1 PMI datang tanggal 13 Juli, 14 PMI datang tanggal 14 Juli, 4 PMI datang tanggal 15 Juli, 2 PMI datang tanggal 16 Juli, 4 PMI datang tanggal 18 Juli, 1 PMI datang tanggal 21 Juli, 1 PMI datang tanggal 25 Juli, dan 5 PMI datang tanggal 26 Juli.

Namun, jumlah PMI repatriasi yang melaksanakan karantina di Jakarta berkurang 131 orang jika dibandingkan dengan data yang dilaporkan Kogabwilhan I pada Senin.

Aris melaporkan bahwa total PMI repatriasi yang melaksanakan karantina di Jakarta setelah pulang ke Tanah Air (repatriasi) pada Selasa, berjumlah 3.240 orang dari total repatriasi yang dilakukan sebanyak 70.353 orang.

Kemarin, Aris mengatakan jumlah PMI yang dikarantina di Jakarta sebanyak 3.371 orang dari total 69.701 repatriasi yang telah dilakukan pemerintah.

Selain itu, total PMI repatriasi dari luar negeri yang telah kembali ke daerah asal masing-masing yang dilaporkan pada Selasa berjumlah 67.030 orang. Sedangkan pada Senin kemarin, PMI yang telah dibolehkan kembali ke daerah asal masing-masing berjumlah 66.330 orang.

Dengan demikian, jumlah PMI repatriasi yang telah kembali ke daerah asal masing-masing, pada Selasa, meningkat 700 orang jika dibandingkan dengan data yang dilaporkan pada Senin.

Selain 831 orang yang dikarantina di RSD Wisma Atlet, 3.240 orang PMI repatriasi itu juga dikarantina pada sejumlah hotel dan tempat inap di DKI Jakarta, seperti Wisma Pademangan (2.065 orang), hotel (239 orang), dan Rumah Perlindungan dan Trauma Center Jakarta Timur (105 orang).

Baca juga: BP2MI siapkan aturan teknis penempatan PMI era adaptasi kebiasaan baru
Pewarta : Abdu Faisal
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020