PKB Jabar dorong tujuh kader bertarung dalam Pilkada Serentak 2020

PKB Jabar dorong tujuh kader bertarung dalam Pilkada Serentak 2020

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat (Jabar) Syaiful Huda saat melakukan sowan ke sejumlah pondok pesantren di wilayah Tasikmalaya, Jabar, beberapa waktu lalu. (ANTARA/HO/Humas PKB Jabar)

Bandung (ANTARA) - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat (Jabar) menyatakan berdasakan hasil konsolidasi dan komunikasi pimpinan politik, PKB mendorong tujuh kadernya ntuk menjadi calon bupati atau wakil bupati dalam Pilkada Serentak 2020, namun ada satu wilayah yakni di Kota Depok, PKB tidak menyertakan kadernya.

"Kader-kader yang bakal diusung antara lain Ahmad Zamakhsyari atau Kang Jimmy di Karawang, Adjo Sardjono di Sukabumi. Karawang dan Sukabumi ini mereka merupakan wakil bupati yang bakal kami calonkan menjadi bupati dalam pilkada nanti," kata Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda, di Bandung, Jumat.

Selanjutnya, kata Syaiful Huda, untuk Pilkada Kabupaten Cianjur, PKB mencalonkan Lepi Ali Firmansyah yang nantinya bakal dipasangkan dari PKS untuk wakilnya. Kemudian di Kabupaten Indramayu, Syaiful Huda menunjuk Wakil Ketua DPRD Indramayu Solihin yang akan berpasangan dengan partai-partai koalisi salah satunya dengan Partai Demokrat.

"Lalu, ada Kabupaten Bandung, kami tunjuk seseorang yang mantan kader Partai Golkar dan pindah ke PKB, Dadang Supriatna untuk kami jadikan bakal calon bupati dan berpasangan dengan Sahrul Gunawan dari Partai NasDem," katanya pula.

Dia optimistis dari tujuh kadernya ini, mereka setidaknya bisa minimal menang di lima wilayah di Jabar yang melaksanakan Pilkada Serentak 2020.

"Dari tujuh kader, Insya Allah semuanya menang. Tapi, minimalnya lima kader PKB sendiri bisa menang," ujarnya pula.
Baca juga: Dua per tiga personel Polda disiapkan untuk amankan Pilkada di Jabar

Ketika disinggung terkait calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Tasikmalaya, Syaiful Huda menyebut PKB belum menentukan siapa yang akan diusung, untuk Kabupaten Tasikmalaya pihaknya masih minta saran dari berbagai pihak lainnya.

"Masukan doa dari para kiai, namun untuk nama-nama sudah terbungkus rapi, nanti kami keluarkan," kata dia.

Beberapa waktu lalu, pihaknya sowan untuk meminta saran masukan dan doa jelang Pilkada Serentak 2020 ke sejumlah pondok pesantren di wilayah Tasikmalaya seperti ke Pondok Pesantren Miftahul Huda (Manonjaya).

Kemudian ke Pesantren Riyadlul Ulum Wadda'wah (Condong) Pesantren KH Z Musthafa Sukamanah, Pesantren Sukahideng, dilanjutkan ke Pesantren Cipasung sekaligus menghadiri haul Abah KH Ruhiyat dan KH Ilyas Ruhiyat.

Huda mengatakan bahwa sowan ke para pimpinan pondok pesantren selain silaturahmi kegiatan ini, juga laporan atau menyampaikan nama-nama calon kepala daerah yang akan berlaga di delapan kabupaten/kota se-Jawa Barat.
Baca juga: Bawaslu Jabar temukan ribuan orang meninggal dukung calon independen
 
Pewarta : Ajat Sudrajat
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020