Kementerian Koperasi sebut UMKM Papua siap berakselerasi

Kementerian Koperasi sebut UMKM Papua siap berakselerasi

Pelaksanaan peluncuran Digitalisasi Kawasan Wisata Pantai Hamadi berbasis QRIS dilakukan oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan UMKM Rully Indrawan, Deputi Kepala KPwBI Provinsi Papua Darmawan Tohap B. Hutarabat, Kepala Dinas Perindagkop, UMKM dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Omah Laduani Ladamay serta Tinno Susilo Wakil Kepala Bank Mandiri Kantor Wilayah Region XII Jayapura dengan tetap menjaga protokol COVID-19. ANTARA News Papua/HO-BI Papua

Jayapura (ANTARA) - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menyebut UMKM Papua sudah siap berakselerasi dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di Bumi Cenderawasih maupun nasional.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan dalam siaran persnya di Jayapura, Senin, mengatakan hal ini ditunjukkan dengan peluncuran digitalisasi kawasan wisata Pantai Hamadi di Jayapura berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Papua.

"Kondisi pandemi COVID-19 mendorong percepatan digitalisasi ekonomi di Indonesia," katanya.
Baca juga: Masyarakat berpenghasilan diimbau beli produk UMKM, gerakkan ekonomi

Menurut Rully, mulai dari usaha skala besar sampai dengan mikro harus bisa mengadaptasi penggunaan teknologi digital agar dapat bertahan dan berakselerasi untuk tumbuh.

Senada dengan Rully Indrawan, Deputi Kepala KPwBI Provinsi Papua Darmawan Tohap B. Hutarabat mengatakan Bank Indonesia akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan perbankan untuk mendorong percepatan digitalisasi UMKM.

"Digitalisasi dilakukan dengan memperluas akses pasar UMKM melalui e-commerce dan mempermudah transaksi keuangan UMKM secara nontunai melalui QRIS," katanya.
Baca juga: Pemerintah dorong akses teknologi bagi UMKM akselerasi PEN

Dia menjelaskan salah satunya adalah melalui peluncuran Digitalisasi Kawasan Wisata Pantai Hamadi yang dilaksanakan dalam rangka HUT ke-75 RI, di mana diharapkan UMKM dapat bertahan di kondisi COVID-19 dan terus tumbuh dengan sehat setelah pandemi ini sehingga akan mendorong Indonesia semakin maju.

"Saat ini sudah terdapat 20 UMKM yang terdapat di Pantai Hamadi yang sudah menggunakan QRIS mulai dari pedagang kaki lima, penyewaan gubuk pantai hingga kafe-kafe," ujarnya.
Baca juga: OJK pastikan pemerintah beri jaminan kredit modal kerja UMKM

Dia menambahkan ke depan Bank Indonesia akan terus meningkatkan digitalisasi UMKM di Kawasan Wisata Pantai Hamadi, Jayapura.

Sekadar diketahui, KPwBI Provinsi Papua mengadakan peluncuran Digitalisasi Kawasan Wisata Pantai Hamadi berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di mana prosesnya dilakukan dengan mengimplementasikan QRIS bagi seluruh pelaku usaha di wilayah Kawasan Pantai Hamadi. Pada kesempatan tersebut KPwBI Provinsi Papua juga berkolaborasi bersama Bank Mandiri dan Link Aja guna meningkatkan percepatan impelementasi QRIS di wilayah wisata Pantai Hamadi.

Pelaksanaan peluncuran Digitalisasi Kawasan Wisata Pantai Hamadi berbasis QRIS dilakukan oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan UMKM Rully Indrawan, Deputi Kepala KPwBI Provinsi Papua Darmawan Tohap B. Hutarabat, Kepala Dinas Perindagkop, UMKM dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Omah Laduani Ladamay serta Tinno Susilo Wakil Kepala Bank Mandiri Kantor Wilayah Region XII Jayapura dengan tetap menjaga protokol COVID-19.

Baca juga: Pemerintah perluas target penerima KUR percepat pemulihan ekonomi
Pewarta : Hendrina Dian Kandipi
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2020