Dukung pertumbuhan ekonomi, KKP jaga daya beli pembudidaya ikan

Dukung pertumbuhan ekonomi, KKP jaga daya beli pembudidaya ikan

Dirjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto. ANTARA/HO-Dokumentasi KKP

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berupaya menjaga daya beli pembudidaya ikan di berbagai daerah guna membantu pertumbuhan ekonomi yang saat ini dalam kondisi kontraksi akibat pandemi COVID-19.

"Dukungan langsung berupa input produksi khususnya pakan dan benih sangat krusial dilakukan," kata Dirjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Menurut Slamet, upaya tersebut sebagai stimulus agar dapat meningkatkan kesejahteraan pembudidaya ikan berdasarkan indikator kemampuan daya belinya.

Ia menyatakan bahwa bila daya beli pembudidaya ikut terkerek naik maka secara langsung juga akan bisa menopang Produksi Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

"Ekonomi Indonesia di kuartal II ini sedang tertekan atau terkontraksi sekitar 5 persen. Oleh karenanya, saya ingin memastikan bahwa KKP akan selalu hadir dan berupaya bagaimana pembudidaya ini daya belinya tetap terjaga di masa pandemi COVID-19," jelas Slamet.

Slamet juga telah mendorong pembudidayaan cacing sutera atau tubifex sebagai pakan alami yang diharapkan juga bisa meningkatkan produktivitas perbenihan komoditas perikanan nasional ke depannya.

"Terkadang pakan alami ini suka dilupakan atau dikesampingkan, karena tidak semua orang telaten dalam budidaya pakan alami dan ada juga yang banyak menganggap sepele," katanya.

Menurut dia, pembudidayaan pakan alami yang telaten merupakan kunci sukses pada awal melakukan pembudidayaan beragam komoditas ikan atau udang.

Ia memaparkan tubifex atau cacing sutera, merupakan faktor yang penting karena kalau tanpa tubifex, produksi sejumlah benih akan terganggu, seperti pada komoditas produksi benih lele dan patin dan juga gurame.

"Orang jarang sekali melihat padahal pakan alami punya peranan sangat penting atau bahkan dianggap sebagai pondasi dalam berbudidaya ikan," ucap Slamet.

Baca juga: KKP sebut daya beli pembudidaya ikan tumbuh positif
Baca juga: Hadapi pandemi, KKP terus berikan stimulus bagi pembudidaya ikan
Baca juga: Pemerintah jamin kualitas benih, KKP harapkan pembudi daya mandiri
Pewarta : M Razi Rahman
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020