Bank Mandiri gandeng Bukalapak promosikan UMKM binaan

Bank Mandiri gandeng Bukalapak promosikan UMKM binaan

Ilustrasi: Karyawan pemasar mikro melayani nasabah yang mengajukan kredit mikro produktif dengan menggunakan aplikasi Mandiri Pintar di Bank Mandiri Cabang Mayestik, Jakarta, Senin (29/6/2020). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Jakarta (ANTARA) - Bank Mandiri menggandeng Bukalapak untuk mempromosikan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan guna pengembangan bisnis sekaligus mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional yang dicanangkan pemerintah.

Sekretaris Korporasi Bank Mandiri Rully Setiawan dalam pernyataan di Jakarta, Kamis, mengungkapkan inisiatif ini merupakan bentuk pendampingan Bank Mandiri kepada UMKM mitra binaan.

Dengan adanya program ini, kata dia, masyarakat dapat membeli produk dari 400 UMKM berupa kuliner, fesyen, dan seni kerajinan tangan di halaman khusus Promo UMKM Bank Mandiri pada Bukalapak.

Baca juga: Bank Mandiri gelontorkan stimulus bagi wirausaha muda dukung PEN

"Sinergi ini juga untuk mendukung kampanye Bangga Buatan Indonesia untuk memajukan UMKM sekaligus membangun kemandirian ekonomi Indonesia," kata Rully.

Lewat kerja sama tersebut, lanjut Rully, Bukalapak juga bakal membuka kelas-kelas pelatihan dan pengembangan secara online bagi UMKM binaan Bank Mandiri.

Tema pelatihan antara lain cara membuat dan mengelola akun penjual di platform e-commerce serta teknik pemasaran digital lain, termasuk pemanfaatan teknik-teknik fotografi agar display produk lebih menarik.

Baca juga: Bank Mandiri genjot penyaluran kredit UMKM melalui platform digital

Selain pembinaan lewat program pemasaran ini, Rully menambahkan, pihaknya juga akan merintis kolaborasi sinergis dengan pihak lain, terutama perusahaan BUMN untuk mengembangkan UMKM secara komprehensif agar memiliki keunggulan produk dan dan berdaya saing tinggi.

"Secara bisnis, kami berharap program pesta diskon ini juga dapat meningkatkan transaksi belanja nasabah dengan Mandiri Kartu Kredit dan Mandiri Kartu Debit," katanya.

Rully menjelaskan frekuensi transaksi belanja nasabah dengan kartu kredit pada Juni 2020 tercatat sebesar 17,8 juta transaksi dengan nilai Rp15,04 triliun. Sedangkan penggunaan kartu debit mencapai 51,2 juta transaksi senilai Rp28,4 triliun.

Baca juga: Bank Mandiri buka layanan interaktif via WhatsApp

 
Pewarta : Satyagraha
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020