PMI Kota Sukabumi data kebutuhan bantuan korban bencana longsor

PMI Kota Sukabumi data kebutuhan bantuan korban bencana longsor

Relawan PMI Kota Sukabumi, Jabar, saat meninjau lokasi bencana tanah longsor di Kampung Kopengkidul, Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh. (Antara/Aditya Rohman)

Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Setelah bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Kopengkidul, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Palang Merah Indonesia (PMI) setempat langsung melakukan pendataan untuk mengetahui bantuan apa saja yang dibutuhkan korban.

"Kami sudah melakukan asesmen kepada warga yang rumah terdampak bencana tanah longsor di Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh. Pendataan ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan darurat korban," kata Staf Markas PMI Kota Sukabumi Wawan Ruswandi di Sukabumi, Selasa.

Menurutnya, bencana tanah longsor yang dipicu hujan deras ini tidak menyebabkan korban jiwa, hanya saja satu rumah yang dihuni empat jiwa mengalami kerusakan akibat dindingnya jebol diterjang material tanah.

Baca juga: PMI Kota Sukabumi gelar simulasi penanggulangan gempa untuk pelajar SD

Baca juga: PMI Sukabumi sosialisasikan persiapan hadapi normal baru di ponpes


Saat kejadian, pihaknya langsung mengerahkan relawannya untuk membantu korban, baik mengevakuasi keluarga maupun harta bendanya untuk meminimalisasi dampaknya. Selain itu, relawan lembaga kemanusiaan ini pun ikut membantu membersihkan puing rumah yang rusak dan material tanah.

Kerusakan rumah tersebut paling parah di bagian belakang, namun masih bisa dihuni. Namun, pihaknya bersama Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mengimbau pemilik rumah agar mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.

Apalagi kondisi tebing yang berada di sekitar permukiman warga rawan terjadi longsor susulan, maka dari itu pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat di sekitar lokasi kejadian untuk selalu waspada.

Dalam beberapa hari terakhir kerap turun hujan deras dengan durasi yang cukup lama, sehingga berpotensi terjadinya bencana baik itu longsor, puting beliung dan lainnya.

"Selain longsor susulan, kami juga khawatir aliran sungai yang melintas permukiman warga meluap bisa menyebabkan banjir, untuk itu kami menyiagakan personel untuk dikerahkan jika sewaktu-waktu ada informasi kejadian bencana," ujarnya.

Wawan mengatakan bantuan darurat dari PMI Kota Sukabumi akan segera disalurkan untuk korban bencana tanah longsor ini agar membantu meringankan penderitaan korban. Apalagi di masa pandemi ini perlengkapan hidup bersih dan sehat harus tersedia dan tentunya pihaknya akan sudah menyiapkannya.*

Baca juga: Jelang kunjungan Wapres, PMI Kota Sukabumi semprot disinfektan lokasi

Baca juga: PMI edukasi pencegahan COVID-19 kepada warga binaan Lapas Nyomplong
Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020