DTKJ harapkan layanan transportasi lampaui ekspektasi disabilitas

DTKJ harapkan layanan transportasi lampaui ekspektasi disabilitas

Petugas membantu seorang penyandang disabilitas naik ke kereta MRT di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/3/2019). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/pras.

Jakarta (ANTARA) - Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengharapkan layanan transportasi yang dapat melampaui ekspektasi warga disabilitas mengingat transportasi publik di Jakarta saat ini memiliki perkembangan pesat.

"Transportasi Jakarta selain harus lebih maju dan modern tapi juga berkeadilan dan mampu melayani kebutuhan kalangan disabilitas jauh dari ekspektasi mereka",kata Ketua DTKJ Harris Muhamadun dalam diskusi virtual di Jakarta, Rabu.

Karena itu, Ketua Penelitian dan Pengembangan (Litbang) DTKJ Leksmono Suryo menambahkan DTKJ menyoroti jumlah sarana dan prasarana yang mendukung warga disabilitas bermobilisasi di Ibu Kota.

"Kami sedang menghitung dan memperbaharui data tentang berapa persen trotoar, jumlah bus atau kereta api dan halte yang sesuai spesifikasi yang menjadi ekspektasi kaum disabilitas. Kami mendorong para penyelenggara mewujudkannya sesegera mungkin", kata Leksmono.

Adapun contoh layanan transportasi umum yang sudah ada di Ibu Kota dan mendukung para disabilitas untuk melakukan mobilisasi di antaranya lewat layanan TransJakarta (TJ) Cares.

TJ Cares yang sudah ada sejak 2016 itu memiliki fungsi mengantarkan warga disabilitas untuk bermobilisasi di Ibu Kota dengan pemesanan satu hari sebelum perjalanan dilakukan melalui sambungan telpon 1500 102.

Baca juga: Bank DKI salurkan 42.265 kartu lansia dan penyandang disabilitas
Baca juga: Pemkot Jakpus salurkan bansos untuk 293 penyandang disabilitas


(Plt) Kepala Divisi Integrasi TransJakarta Bano Yogaswara menyampaikan pada 2019 TJ Cares yang memiliki 26 armada sudah melayani 51.000 pelanggan disabilitas.

Selain TransJakarta, layanan transportasi umum lainnya di Ibu Kota adalah MRT Jakarta yang dapat mendukung para penyandang disabilitas untuk melakukan perjalanan dengan aman.

"Di MRT kami sudah siapkan pintu penumpang yang lebar di lokasi pemeriksaan tiket yang bisa dilewati kursi roda, ruang khusus kursi roda di dalam kereta, elevator khusus disabilitas, layar informasi untuk tuna rungu, hingga tanda khusus sebagai penumpang prioritas," ujar Direktur Operasional MRT Jakarta Muhammad Effendi dalam webinar yang sama.

Meski sudah ada layanan yang menunjang, masih banyak hal yang perlu ditingkatkan oleh DKI Jakarta untuk menghadirkan layanan transportasi yang dapat mendukung para penyandang disabilitas untuk melakukan perjalanan di Ibu Kota.

Beberapa hal yang dapat diperbaiki di antaranya akses yang mudah untuk perpanjangan SIM D bagi penyandang disabilitas tuli dan akses mudah untuk perpanjangan kartu gratis TransJakarta bagi kalangan disabilitas.

Selanjutnya penertiban trotoar yang digunakan untuk berjualan hingga pengadaan lift di beberapa Stasiun kereta yang memiliki underpass.
Pewarta : Livia Kristianti
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020