Banjir sedalam satu meter rendam sembilan desa di Aceh Singkil

Banjir sedalam satu meter rendam sembilan desa di Aceh Singkil

Sejumlah anak sedang bermain air akibat meluapnya air Sungai Lae Cinendang yang menyebabkan banjir di Aceh Singkil, Selasa (1/9/2020).

Banda Aceh (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebutkan banjir akibat meluapnya air Sungai Lae Cinendang karena tingginya curah hujan dua hari terakhir telah merendam sembilan desa di Aceh Singkil, Selasa, dengan kedalaman air sekitar satu meter.

"Ada sembilan desa di dua kecamatan yang dilanda banjir mencapai satu meter dini hari tadi sekitar pukul 03.00 WIB hingga waktu pagi hari," ungkap Kepala Pelaksana BPBA, Sunawardi di Banda Aceh.

Kedua kecamatan itu, terangnya, yaitu Simpang Kanan dengan lima desa di antaranya, yakni Lae Riman, Silatong, Ujung Limus, Tanjung Mas, Cibubukan, dan Serasah. Tiga desa sisanya di Gunung Meriah, yaitu Rimo, Cingkam, dan Penjahitan.

Baca juga: Peneliti Unsyiah teliti dampak abrasi dan banjir rob di Aceh Barat

Baca juga: Ratusan warga di Aceh Barat masih terkurung banjir setinggi satu meter


Sedangkan dampak material ditimbulkan akibat bencana itu, seperti Lae Riman ada 17 unit rumah dan jalan desa sepanjang 260 meter terendam, dan Silatong tepatnya jalan lintas Singkil-Subulussalam sekitar 80 centimeter terendam.

Lalu di Ujung Limus terdapat 63 unit rumah dan jalan desa sepanjang 180 meter yang terendam, serta Tanjung Mas terdapat 10 unit rumah dan jalan desa terendam sekitar 100 meter terendam.

"Terdapat tiga desa di Kecamatan Gunung Meriah terendam masing-masing dengan ketinggian air di rumah penduduk antara 0,5 hingga 1 meter," kata dia.

Baca juga: Warga Aceh Barat 7.070 jiwa masih terdampak banjir, sebagian mengungsi

Baca juga: BPBA salurkan bantuan masa panik bagi korban banjir Aceh Jaya


Hingga berita ini diturunkan peristiwa banjir masih berlangsung pada enam desa di Kecamatan Simpang Kanan akibat hujan masih terus mengguyur wilayah Aceh Singkil.

"Untuk kondisi jalan lintas Singkil-Subulussalam meski sempat terendam, namun tetap dapat dilalui kendaraan akibat air sudah mulai surut," sebutnya.

"Kita pastikan, tidak ada korban jiwa akibat banjir di Aceh Singkil kali ini. Tapi berapa orang jumlah korban yang terdampak maupun mengungsi, hingga kini masih terus didata BPBD setempat," ungkap Sunawardi.

Baca juga: Empat kecamatan di Aceh Singkil diterjang banjir dan longsor
Pewarta : Muhammad Said
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020