Pekerja Migran Indonesia positif COVID-19 menjadi 1.158 orang

Pekerja Migran Indonesia positif COVID-19 menjadi 1.158 orang

Wisma Atlet Kemayoran kini berfungsi sebagai Rumah Sakit Darurat Penanganan pasien COVID-19 ringan hingga sedang. (ANTARA/ HO)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan ada 1.158 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) repatriasi dari luar negeri terkonfirmasi positif COVID-19, Minggu.

"1.158 orang dibawa ke Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet usai hasil tes usap (swab test) menyatakan positif COVID-19," ujar Aris dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Baca juga: Sebanyak 71 pekerja migran terpapar virus corona
Baca juga: Singapura deteksi klaster baru COVID-19 di asrama pekerja migran


Jumlah PMI repatriasi positif COVID-19 meningkat 11 orang jika dibandingkan angka yang dilaporkan semula pada Sabtu yakni 1.147 orang.

Pengetesan COVID-19 terus dilakukan terhadap setiap PMI repatriasi yang datang dari luar negeri. Total jumlah PMI repatriasi yang datang dari luar negeri mencapai 82.101 orang.

Adapun, 78.428 orang di antaranya telah kembali ke daerah asal masing-masing karena setelah dites, negatif COVID-19.

Aris mengatakan 1.450 orang PMI repatriasi diisolasi di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran.

Selain, 1.158 orang yang diisolasi karena terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan tes usap (swab test), 292 orang lainnya dibawa ke RSD Wisma Atlet Kemayoran karena antibodi dinyatakan reaktif berdasarkan tes cepat (rapid test).

Baca juga: Sistem layanan virtual pekerja migran pertama di Indonesia diresmikan

Adapun 292 orang dikarantina di RSD Wisma Atlet Kemayoran karena hasil rapid test reaktif, yaitu:
- 1 orang PMI datang tanggal 13 Juli
- 14 orang PMI datang tanggal 14 Juli
- 4 orang PMI datang tanggal 15 Juli
- 2 orang PMI datang tanggal 16 Juli
- 4 orang PMI datang tanggal 18 Juli
- 1 orang PMI datang tanggal 21 Juli
- 1 orang PMI datang tanggal 25 Juli
- 5 orang PMI datang tanggal 26 Juli
- 7 orang PMI datang tanggal 29 Juli
- 52 orang PMI datang tanggal 30 Juli
- 14 orang PMI datang tanggal 31 Juli
- 2 orang PMI datang tanggal 1 Agustus
- 45 orang PMI datang tanggal 2 Agustus
- 28 orang PMI datang tanggal 3 Agustus
- 24 orang PMI datang tanggal 3 Agustus
- 38 orang PMI datang tanggal 4 Agustus
- 37 orang PMI datang tanggal 5 Agustus
- 4 orang PMI datang tanggal 5 Agustus
- 7 orang PMI datang tanggal 6 Agustus
- 2 orang PMI datang tanggal 7 Agustus

Pemerintah berencana memfungsikan dua buah tower di RSD Wisma Atlet Kemayoran sebagai tempat isolasi mandiri penderita COVID-19 pada Selasa (8/9), yaitu Tower 4 dan Tower 5.

Sebelumnya, Wisma Atlet Kemayoran memiliki empat Tower yang telah difungsikan sebagai Rumah Sakit Darurat penanganan COVID-19 gejala ringan hingga sedang yakni di Tower 1, 3, 6, dan 7.

Sementara, PMI repatriasi lainnya dikarantina di Wisma Pademangan yang berjarak kurang lebih lima kilometer dari Tower 1 Wisma Atlet Kemayoran.

Aris mengatakan PMI repatriasi yang dikarantina di Wisma Pademangan kini sebanyak 1.930 orang.

Selain itu, 293 orang PMI repatriasi dikarantina di sejumlah Hotel dan Penginapan di wilayah DKI Jakarta.

"Jumlah PMI repatriasi yang masih dikarantina di Jakarta 3.673 orang," kata Aris.

Baca juga: BP2MI: Pembebasan biaya penempatan pekerja migran mandat undang-undang
Baca juga: Taiwan tolak warganya dibebani biaya penempatan PMI


 
Pewarta : Abdu Faisal
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020