Politik kemarin, ASN zona merah hingga paslon salahi protokol COVID-19

Politik kemarin, ASN zona merah hingga paslon salahi protokol COVID-19

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo. ANTARA/HO-Humas Kementerian PAN RB/aa. (HO-Dok Humas Kementerian PAN RB)

Jakarta (ANTARA) - Terdapat beberapa berita politik kemarin (Senin, 7/9) yang menjadi perhatian pembaca dan masih menarik untuk dibaca, yakni SE Menteri PAN-RB yang mengatur ASN yang diperbolehkan kerja di kantor hingga temuan 243 pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan bakal calon pilkada.

Berikut sejumlah berita politik kemarin yang masih menarik untuk dibaca hari ini:

Tjahjo terbitkan SE, 75 Persen ASN zona merah kerja di rumah
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo mengeluarkan Surat Edaran untuk Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di instansi pemerintah agar mengatur jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diperbolehkan bekerja di kantor.

Bagi daerah yang masuk risiko tinggi atau zona merah, maka pegawai ASN yang bekerja di kantor maksimal 25 persen dari total pegawai. Sementara sisanya 75 persen bekerja dari rumah atau work from home. Hal itu diatur dalam Surat Edaran Menteri PAN-RB No. 67/2020 tanggal 4 September 2020 tentang Perubahan Atas Surat Edaran Menteri PAN-RB No. 58/2020 Tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Tatanan Normal Baru.

Selengkapnya di sini

Tikus Pithi targetkan Bagyo-Supardjo menang tipis atas Gibran-Teguh
Organisasi Masyarakat (Ormas) Tikus Pithi menargetkan pasangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo menang tipis atas Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa pada kontestasi Pilkada Surakarta 2020.

Ketua Umum Ormas Tikus Pithi Tuntas Subagyo yang secara resmi mendukung pasangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo), di Solo, Jawa Tengah, Senin, mengatakan tidak ingin muluk-muluk memasang target kemenangan pada Pilkada Surakarta 2020 yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember.

Selengkapnya di sini

96 petugas Bawaslu Boyolali positif usai awasi tahapan pilkada
Sebanyak 96 petugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI di wilayah Boyolali, Jawa Tengah, dinyatakan positif COVID-19 setelah melaksanakan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

"Jajaran Bawaslu Boyolali awalnya berinisiatif meminta Satgas Penanganan COVID-19 Boyolali untuk dilakukan 'rapid tes', mulai tingkat kabupaten, pengawas desa, kelurahan. Ternyata satgas menyanggupi tidak hanya 'rapid', namun 'swab'," kata Ketua Bawaslu RI Abhan Misbah di Jakarta, Senin.

Selengkapnya di sini

KPU Kota Semarang perpanjang masa pendaftaran peserta Pilkada 2020
KPU Kota Semarang, Jawa Tengah, memutuskan memperpanjang masa pendaftaran peserta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang 2020 setelah jumlah pendaftar hanya satu pasang calon.

Anggota KPU Kota Semarang Novi Maria Ulfah di Semarang, Senin, mengatakan bahwa kepastian itu atas rapat pleno usai penutupan pendaftaran pada hari Minggu (6/9) pukul 23.59 WIB.

Selama masa pendaftaran pada tanggal 4 hingga 6 September 2020 hanya pasangan Hendrar Prihadi-Hevearita G. Rahayu yang mendaftar pada hari pertama.

Selengkapnya di sini

Bawaslu temukan 243 pelanggaran protokol kesehatan
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menemukan sebanyak 243 pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 saat pendaftaran bakal pasangan calon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

"Bawaslu menemukan 243 pelanggaran protokol kesehatan, yakni arak-arakan atau kegiatan yang mengumpulkan banyak orang," kata anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin, saat konferensi pers secara virtual, Senin.

Selengkapnya di sini
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020