Kemenko PMK anggarannya tambah Rp20 miliar dari pagu indikatif

Kemenko PMK anggarannya tambah Rp20 miliar dari pagu indikatif

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy saat menjadi khatib pada salat Jumat di Masjid Agung Praya, Jumat (28/8/2020). ANTARA/Nur Imansyah/am.

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Yohanes Baptista Satya Sananugraha mengatakan pagu anggaran kementeriannya bertambah Rp20 miliar dari pagu indikatif dari Rp238,624 miliar menjadi Rp258,624 miliar.

"Tambahan Rp20 miliar itu untuk pembangunan 'situation room' yang akan digunakan untuk memantau seluruh kegiatan yang dikoordinasikan kementerian koordinator dengan mitra-mitra kementerian/lembaga," katanya dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR yang diliput secara daring dari Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan hanya ada satu kegiatan saja yang diberikan tambahan anggaran, yaitu pembangunan "situation room" tersebut. Namun, Kemenko PMK mengusulkan tambahan anggaran lagi Rp110,880 miliar.

Menurut dia penambahan anggaran itu untuk penguatan koordinasi pengendalian isu-isu kemiskinan, pemerataan pembangunan, pengendalian sosial, kesehatan, kependudukan, pendidikan dan kebudayaan, serta moderasi beragama.

"Serta untuk kegiatan Gerakan Revolusi Mental yang menjadi salah satu prioritas pembangunan yang dikoordinasikan di bawah Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan," katanya.

Badan Anggaran DPR mengadakan rapat kerja dengan seluruh kementerian koordinator, yaitu Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan; Kemenko PMK, Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, dan Kementerian Koordinator Perekonomian dengan agenda pembahasan rencana kerja dan anggaran masing-masing kementerian.

Dalam rapat kerja yang dipimpin Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah tersebut, Badan Anggaran DPR menyatakan menyetujui rencana kerja anggaran seluruh kementerian koordinator.

"Untuk Kementerian Koordinator Perekonomian dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan apakah disetujui pagu sekarang maupun ketika ada penambahan?" tanya Said kepada anggota Badan Anggaran DPR yang dijawab dengan jawaban setuju.

Baca juga: Kemenko PMK: Dana BOS akan langsung disalurkan ke sekolah

Baca juga: Kementerian/Lembaga sepakat realokasi anggaran ke penanganan COVID-19

Baca juga: Menko PMK: Solidaritas dan gotong royong lawan COVID-19
Pewarta : Dewanto Samodro
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020