Museum Kesejarahan Jakarta juga tutup selama PSBB total

Museum Kesejarahan Jakarta juga tutup selama PSBB total

Tulisan menuju gedung penyimpanan koleksi mobil pusaka di Museum Gedung Joeang '45 Jakarta, Jumat (14/8/2020). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)

Jakarta (ANTARA) - Museum Kesejarahan Jakarta di kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat memastikan akan tutup selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total mulai 14 September 2020.

"Iya, museum juga yang termasuk akan ditutup," kata Kepala Unit Pengelola Museum Kesejarahan Jakarta, Sri Kusumawati di Jakarta, Kamis.

Penutupan museum tersebut mengikuti ketetapan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang resmi "menginjak rem darurat" dengan mencabut kebijakan PSBB transisi dan mengembalikannya kepada kebijakan PSBB yang diperketat.

Adapun museum yang tergabung dalam Museum Kesejarahan Jakarta yakni Museum Sejarah Jakarta, Museum Joang 45, Museum Prasasti dan Museum MH Thamrin.

Sebelumnya, museum di Jakarta kembali diperbolehkan dengan menerapkan protokol kesehatan dan pembatasan jam operasional selama masa PSBB transisi.

Namun keputusan PSBB total diambil, karena tiga indikator yang sangat diperhatikan oleh Pemprov DKI Jakarta yaitu tingkat kematian, ketersediaan tempat tidur isolasi dan ICU khusus COVID-19 dan tingkat kasus positif di Jakarta.

Akibatnya, seluruh tempat hiburan di DKI Jakarta dan yang dikelola oleh Pemprov DKI diharuskan tutup selama pemberlakuan PPSBB total mulai 14 September 2020 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Baca juga: Ancol tutup saat pemberlakuan PSBB total
Baca juga: Pimpinan Muhammadiyah Jakarta serukan lima poin saat PSBB total
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020