KPU Sulteng : Rumah pemilu bertujuan dekatkan pemilu kepada warga

KPU Sulteng : Rumah pemilu bertujuan dekatkan pemilu kepada warga

Komisioner KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi didampingi Anggota KPU Sulteng, Sahran Raden meninjau sarana kelengkapan Sou Mpomilu, di Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (13/9/2020. ANTARA/Mohammad Hamzah/am.

Sigi, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah, menyatakan keberadaan rumah pemilu bertujuan untuk mendekatkan pemilu itu sendiri kepada masyarakat, dalam rangka meningkatkan kapasitas warga tentang kepemiluan.

"Iya, diperuntukkan bagi upaya mendekatkan informasi pemilu kepada masyarakat selama tahapan pemilihan serentak di Sulteng," ucap Komisioner KPU Sulteng Bidang Sosialisasi, Parmas dan SDM, Sahran Raden, dalam sambutannya pada peresmian "Sou Mpomilu"/pondok pemilu atau rumah kecil pemilu, di Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Minggu.

Sahran Raden menjelaskan keberadaan rumah pemilu, tidak hanya sebatas mendekatkan pemilu kepada warga.

Tetapi juga menjadi sarana pendidikan pemilih, dan sarana partisipasi pemilih. Karena itu, rumah pemilu juga berfungsi sebagai pusat informasi kepemiluan.

Sahran yang merupakan akademisi non-aktif IAIN Palu mengemukakan, salah satu peran dari rumah pemilu yakni memberikan informasi kepada masyarakat menyangkut tahapan pemilu dan pemilukada, serta substansi dari pemilu dan pemilukada.

Ketika masyarakat, kata dia, mendapatkan informasi yang utuh, yang diberikan oleh jajaran KPU di tingkat kecamatan atau di rumah pintar pemilu, maka secara langsung membentuk pengetahuan dan kapasitas masyarakat.

Dengan begitu, masyarakat akan semakin paham tentang tahapan pilkada dan substansi pilkada.

Peningkatan pemahaman masyarakat, menurut dia, akan berdampak langsung terhadap partisipasi masyarakat untuk menyalurkan hak pilih di 9 Desember 2020.

"Tingginya partisipasi masyarakat, itu menunjukkan tingginya legitimasi masyarakat terhadap pilkada dan calon yang mereka pilih," sebutnya.

Tingginya partisipasi masyarakat dalam pemilihan, menunjukkan adanya kepercayaan masyarakat terhadap pemimpin. Dengan program-program pembangunan yang diselenggarakan oleh pemimpin terlebih, akan mendapat dukungan dan partisipasi langsung dari masyarakat.

Data KPU Sulteng menyebutkan untuk rumah pintar pemilu (RPP) telah terbentuk di 13 kabupaten dan kota serta satu provinsi di Sulteng.

Sementara untuk rumah pemilu baru terbentuk di dua kecamatan yaitu di Kecmatan Tojo Barat, Kabupaten Tojo Unauna, dan Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi.

Baca juga: Komisioner KPU RI : "Sou Mpomilu" Sigi jadi tempat pendidikan pemilih

Baca juga: KPU Sigi harap warga beri tanggapan terkait syarat calon-pencalonan

Baca juga: KPU: Pendidikan politik bagian tugas parpol serta pasangan calon
Sou Mpomilu di Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Minggu. (Antarafoto/Muhammad Hajiji)
Pewarta : Muhammad Hajiji
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2020