Pelatnas atletik jalan terus selama PSBB Jakarta

Pelatnas atletik jalan terus selama PSBB Jakarta

Dok - Atlet lompat galah putri Diva Renatta Jayadi mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Atletik di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (11/10/2019). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Pelaksanaan pelatnas atletik terus berjalan meskipun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerapkan kembali kebijakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB secara total mulai Senin (14/9).

Manajer pelatnas atletik Mustara Musa mengatakan bahwa PB PASI akan kembali menyesuaikan program latihan sesuai dengan protokol kesehatan. Ia juga memastikan penerapan PSBB tak akan memengaruhi jadwal pelatnas atletik.

“Kami sudah rapatkan dan tetap melaksanakan sesuai adaptasi dengan PSBB. Itu saja prinsipnya,” kata Mustara Musa saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Baca juga: PB PASI panggil 15 atlet pelatnas kembali latihan 10 Agustus

Adaptasi yang dimaksud misalnya pembatasan jumlah atlet selama latihan berlangsung di Stadion Madya Gelora Bung Karno. PB PASI akan menerapkan batas kerumunan maksimum hingga lima orang.

Selain berlatih di Stadion Madya, menurut Mustara, PASI bakal memanfaatkan area di sekitar Hotel Century sebagai lokasi latihan.

“Kami akan memanfaatkan area sekitar hotel untuk latihan,” ujarnya.

Baca juga: PB PASI akan lakukan tes swab dan psikologi bagi atlet pelatnas

Pelatnas atletik telah berlangsung sejak 11 Agustus di Stadion Madya Gelora Bung Karno. Ada 15 atlet yang mengikuti pelatnas. Mereka dipersiapkan untuk SEA Games 2021 dan Olimpiade Tokyo.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi mencabut kebijakan PSBB transisi dan menerapkan kembali kebijakan PSBB total.

Keputusan itu diambil menyusul tingginya tingkat kematian, terbatasnya ketersediaan tempat tidur isolasi dan ICU khusus COVID-19 dan naiknya kasus positif COVID-19 di Jakarta dalam dua pekan terakhir.

Baca juga: Kemenpora kucurkan dana Rp6,2 miliar untuk pelatnas atletik
Baca juga: Program pelatnas atletik di rumah dinilai kurang maksimal

Pewarta : Shofi Ayudiana
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020