Seorang anak tertimbun longsor hingga meninggal di Sorong

Seorang anak tertimbun longsor hingga meninggal di Sorong

Jalan depan kantor Wali Kota Sorong yang terendam banjir akibat hujan deras yang juga menyebabkan longsor. ANTARA/Ernes Kakisina

Sorong (ANTARA) - Seorang anak Siti Hajija (11) dikabarkan mengalami kecelakaan tertimbun longsor di jalan Obadiri Kelurahan Remu Selatan tepatnya di belakang Polres Sorong Kota, Jumat.

Korban dilaporkan meninggal dunia ditempat tertimbun runtuhan batu dan tanah di belakang rumahnya akibat hujan deras mengguyur kota Sorong sekitar pukul 16.00 WIT.

Kepala BPBD Kota Sorong, Herlin Sasabone saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan korban telah ditemukan dan dievakuasi oleh keluarga dibantu warga setempat bersama tim BPBD dan PMI kota Sorong dengan melakukan penggalian tanah secara manual.

Siti Hajija merupakan korban ketiga peristiwa longsor yang terjadi di Kota Sorong pada September 2020. Dua hari sebelumnya pada 16 September 2020 juga ada dua orang meninggal dunia di Sorong Manoi akibat tertimbun longsor.
Baca juga: Hujan deras di Sorong akibatkan banjir dan longsor, dua meninggal
Baca juga: Korban meninggal akibat longsor dan banjir Sorong menjadi lima


Karena itu, Herlin mengimbau masyarakat Kota Sorong yang tinggal di daerah rawan longsor agar lebih berhati-hati dan selalu waspada saat hujan.

Intensitas hujan masih tinggi di kota Sorong sehingga masyarakat yang rumahnya di lereng bukit maupun gunung serta daerah-daerah aliran air agar tingkatkan kewaspadaan.

"Kami akan melaporkan peristiwa longsor tersebut kepada Wali Kota Sorong serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial agar ada bantuan bagi keluarga korban," katanya.
Baca juga: Longsor dan banjir terjang Kota Sorong-Papua Barat, tiga meninggal
Pewarta : Ernes Broning Kakisina
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2020